Desain Sistem Kontrol Traffic Light Adaptif pada Empat Persimpangan Berbasis PLC Omron CP1E

Eka Nurhidayat, Alfin Indra Septiana, Andhy Nursyah Putra, Ady Syaripudin, Dede Irawan Saputra

Sari


Abstrak—Lampu lalu lintas yang ada saat ini masih menggunakan waktu tetap sebagai pengendali nyala lampunya. Namun sistem ini memiliki kekurangan, salah satunya pada jam sibuk kendaraan harus menunggu lama disalah satu jalur. Sehingga diperlukan suatu sistem kontrol traffic light yang dapat memprioritaskan jalur yang lebih padat kendaraan. Kontrol traffic light adaptif bekerja dengan mendeteksi jumlah antrian kendaraan pada suatu jalur. Sistem ini bekerja dengan sensor yang mendeteksi panjang antrian kendaraan. Terdapat tiga sensor yang akan mendeteksi panjang antrian kendaraan pada setiap jalur. Jika antrian kendaraan mencapai sensor pertama maka waktu yang diberikan pada lampu hijau adalah 5 detik lebih lama dari waktu normal pada jalur tersebut. Jika antrian kendaraan mencapai sensor kedua maka waktu yang diberikan pada lampu hijau adalah 10 detik lebih lama dari waktu normal dan jika antrian kedaraan telah mencapai sensor ketiga sistem akan memberikan waktu nyala lampu hijau sangat lama yaitu 15 detik lebih lama dari waktu normal. Pada sistem kontrol traffic light adaptif ini terdapat dua buah sensor kemacetan yang diletakkan pada pertengahan jalur persimpang empat yang akan menghidupkan seluruh lampu merah jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti saat terjadinya kecelakaan di tengah persimpangan. Dengan sistem kontrol lampu lalu lintas adaptif ini waktu terlama antrian kendaraan adalah 81 detik, jika seluruh sensor pada setiap jalur bekerja dan waktu tercepat adalah 45 detik yaitu waktu pada saat normal.

 

 


Kata Kunci


Lampu Lalu Lintas Adaptif, PLC Omron CP1E, Sensor Kemacetan.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.