Pengukuran Kandungan Kontaminasi Air pada Minyak Pelumas dengan Cahaya Infra Merah

E Juliastuti, P. F.K Kusuma, D Kurniadi

Sari


Abstrak

intensitas sinar yang diteruskan oleh fluida. Laser infra merah dekat dengan panjang gelombang 850 nm digunakan sebagai sumber sinar, dan untuk sampel uji digunakan 3 jenis minyak pelumas (A, B, C) dengan 3 nilai densitas yang berbeda. Pengukuran dilakukan pada rentang kontaminasi air 0,1% - 1,5% untuk masing-masing minyak pelumas. Dari hukum Beer-Lambert diketahui bahwa densitas suatu senyawa mempengaruhi besarnya intensitas sinar yang diserap. Semakin besar nilai densitas suatu senyawa maka akan semakin besar intensitas sinar yang dapat diserap oleh suatu senyawa. Nilai intensitas sinar infra merah dekat yang diperoleh dari hasil pengukuran sampel uji akan digunakan untuk menghitung nilai koefisien absorbsi sinar oleh minyak pelumas. Intepretasi data dilakukan dengan menggunakan metode kuadrat terkecil untuk memperoleh hubungan perubahan rasio kontaminasi air dengan perubahan koefisien absorbsi infra merah dekat oleh minyak pelumas. Untuk minyak pelumas A diperoleh hasil pengamatan dengan kesalahan minimum 0,99% dan kesalahan maksimum 10,62%, untuk rentang pengukuran 0,1% - 1,5% kontaminasi air. Untuk minyak pelumas B diperoleh hasil dengan kesalahan minimum 1,52% dan kesalahan maksimum 5,12%, untuk rentang pengukuran 0,1% - 1,5% kontaminasi air. Untuk minyak pelumas C diperoleh hasil dengan kesalahan minimum 1,64% dan kesalahan maksimum 8,14%, untuk rentang pengukuran 0,1% - 1,5% kontaminasi air.


Kata Kunci


infra merah, minyak pelumas, kontaminasi air, hukum Beer-Lambert, koefisien absorbsi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A. Abdullah, S. Dye, and J. Poley, Water Contamination in Oil. Parker Kittywake Company Publications, 2012.

A. Marjono, A. Yano, S. Okawa, F. Gao, and Y. Yamada, Total light approach of time-domain fluorescence diffuse optical tomography, Optics Express 16-19, 2008

M. A. Bramson, “Infrared Radiation: A Handbook for Applications”, Springer Science 1968.

J. C. Fitch and S. Jaggernauth, “Moisture – The second most destructive lubricant contaminant and its effects on bearing life”, in Proceedings of the Predictive Maintenance Technology National Conference, November 1994

Steven J. Miller , “The Method of Least Squares”, Mathematics Department, Brown University, 2012

W. G. Egan and T. W. Hilgeman, Optical Properties of Inhomogeneous Materials: Applications to Geology, Astronomy, Chemistry and Engineering, Academic Press Inc., 1979.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.