Hubungan Antara Potensi Kompetensi Komunitas dengan Kapasitas Komunitas pada Kelompok Usaha Tani Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat

Ihsan Maulana

Abstract


Pembangunan agribisnis berawal dari kualitas petani sebagai pelaku utama, dan kapasitas komunitas harus dibangun untuk menunjang kualitas SDM. Dalam kapasitas komunitas potensi individu dan organisasi harus mempunyai hubungan asosiatif sebagai satu kesatuan kapasitas komunitas untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi kapasitas petani dan potensi kapasitas organisasi petani dan menilai hubungan antara potensi kapasitas petani dan potensi kapasitas organisasi dalam memenuhi kapasitas komunitas dalam menjalankan sistem agribisnis. Objek penelitian ini adalah 27 anggota kelompok petani MTJ dengan komoditas utama adalah paprika. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Dari hasil analisis didapatkan bahwa kelompok ini mempunyai potensi kompetensi dari sisi kegiatan budidaya, niaga, dan penunjang pertanian. Perubahan struktur organisasi dan pembuatan sistem supply chain dibuat untuk mendukung jalannya agribisnis. Namun, dari sisi kapasitas komunitas tidak didapatkan hubungan asosiatif antara potensi yang dimiliki dengan kapasitas komunitas, sehingga kelompok ini hanya mampu mengakses modal saja. Saran yang diberikan adalah penguatan pada sisi komitmen dan keterikatan anggota juga penguatan kelembagaan dalam kemampuan administrative dan perencanaan pengembangan kelompok.

Kata Kunci: hubungan, kompetensi, kapasitas komunitas


Agribusiness development begins with the quality of farmers as the main actors, and the capacity of communities to be built to support the quality of human resources. In the community of the potential capacity of individuals and organizations must have an associative relationship as a whole community capacity to meet community needs and achieve goals. This study aimed to assess the potential capacity of farmers and potential capacity of farmer organizations and assess the relationship between potential capacity and potential capacity of farmer organizations in meeting community capacity in running the agribusiness system. Object of this study is the 27-member group of farmers MTJ with the main commodities are peppers. The analysis used descriptive statistical analysis and qualitative analysis. From the analysis we
found that this group has the potential competence of the cultivation, trade, and agricultural support. Changes in the organizational structure and the manufacturing supply chain system is made to support the course of agribusiness. However, in terms of community capacity is not obtained associative relationship between the potential of the capacity of the community, so that this group is only able to access the capital alone. The advice given is to strengthen the commitment and attachment to the side members are also strengthening the institutional and administrative capabilities development planning group.

Keywords: relationship, competence, community capacity


Full Text:

PDF

References


Alkadri, dkk. 1999. Tiga Pilar Pengembangan Wilayah. Jakarta: BPPT.

Badan Pusat Statistik Nasional. 2010. Indonesia Dalam Angka 2009. Jakarta: Badan Pusat Statistik

Bush, Robert, Jo Downer dan Allyson Mutch. 2002. Community Index Manual. Queensland: University of Queensland.

Chaskin, Robert. 2001. Building Community Capacity. New York: ALDINE DE GRUYTER.

Hanafie, Rita. 2010. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Andi

Hansen. N. M.. 1981 "Development from above: The Centre-down Development Paradigm", in Stohr. W. B.. and Taylor, D. R. F.,( 1981), Development From Above or Below? The Dialectic of Regional Planning in Developing Countries, Chichester: John Wiley.

Kompas, “Lahan Terbatas, Ekspor Paprika Terhambat”. Kompas, Juli 26, 2007. http://nasional.kompas.com/read/2007/07/26/13063414/ (Accessed 2012).

Mosher, A. T. 1966.Getting Agricultural Moving. New York: Free Press.

Rogers, Everett. 2003. Diffusion of Innovation. New York: Free Press.

Soekartawi, dkk. 1996. Pembangunan Pertanian. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Spector, Paul. 2006. Industrial and Organizational Psychology. Florida: John Wiley & Sons.

Spencer, Lyle dan Signe Spencer. 1993. Competence at Work. New York: Wiley & Sons.

Syahyuti. 2005. Pembangunan Pertanian dengan Pendekatan Komunitas:Kasus Rancangan Program Prima Tani. Dalam: Forum Penelitian Agro Ekonomi. Volume 23 No. 2, hal.102-115. Maret.




Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

Copyright © 2019 Journal of Regional and City Planning