Studi Perbandingan Karakteristik Pemanfaatan Fasilitas Penghuni Perumahan di Kawasan Coklat dan Kawasan Hijau di Kota Bandung

Catri Citraningtias, Iwan Kustiwan

Abstract


Pembangunan perumahan di kawasan pinggiran kota, merubah lahan pertanian menjadi perumahan yang dikenal dengan istilah greenfield development. Pola ini berlawanan dengan strategi kompaksi perkotaan yang salah satunya diwujudkan melalui brownfield development, yaitu pemanfaatan kembali lahan yang telah terbangun. Tujuan studi ini adalah untuk membandingkan karakteristik pemanfaatan fasilitas penghuni perumahan di kawasan coklat dan kawasan hijau di kota Bandung. Sampel kawasan perumahan dipilih dengan metode purposive sampling. Proses sampling diawali dengan melakukan overlay peta untuk menentukan perumahan mana saja yang mengalami pengembangan kawasan coklat ataupun pengembangan kawasan hijau. Berdasarkan pembagian kawasan perkotaan, kawasan-kawasan perumahan formal/terencana akan dipilih pada tiap kategori kawasan (pusat, transisi, dan pinggiran). Terdapat perbedaan karakteristik fisik dan karakteristik sosial ekonomi penghuni di kawasan coklat dan kawasan hijau. Preferensi penghuni dalam memilih fasilitas yang digunakan erat kaitannya dengan kedekatan fasilitas terhadap tempat tinggal. Faktor yang berpengaruh dalam pemanfaatan fasilitas penghuni adalah ketersediaan fasilitas internal dan ketersediaan fasilitas eksternal. Sementara itu, karakteristik sosial ekonomi penghuni tidak memberikan pengaruh yang signifikan dalam pemanfaatan fasilitas.

Kata Kunci: brownfield development, greenfield development, karakteristik pemanfaatan fasilitas.

 

Housing development in urban fringe area has changed agriculture land into housing area known as greenfield development. This pattern is in contrast with urban compact strategy whose manifestation is among others through brownfield development, i.e. reutilization of built land area. The objective of the study is to compare the characteristic of housing facilities in brown area and green area in Bandung. Samples are selected using purposive sampling. The sampling process is begun by overlaying map to determine which housing areas experiencing brownfield or greenfield development. Based on the division of urban area, areas of formal/planned housing will be selected in each area category (central, transition, and fringe areas). There are physical and socio-economical characteristics differences among the residents in brown area and green area. The residents’ preferences in selecting the facilities they are going to use are closely related to the proximity of the facilities with their houses. Factors influencing the use of facilities by the residents are internal facilities availability and external facilities availability. In the mean time, the residents’ socio-economic characteristics do not significantly influence the facilities utilization.

Keywords: brownfield development, greenfield development, characteristics of facility utilization


Full Text:

PDF

References


Barnet, J. 2003. Redesigning Cities: Principles, Practice, Implementation. APA Planner Press,

Chicago.

Briney, Amanda. An Overview of Christaller’s Central Place Theory. Diakses 26 Juni 2009.

Dettore, Jerome N. 2009. Brownfield Development in Pittsburgh: Recycling and Reuse of the Steel Industry's Abandoned Mills. Diakses Tanggal 26 Juni 2009.

Djojodipuro, Marsudi. 1992. Teori Lokasi.

Universitas Indonesia: Lembaga Penerbit

Fakultas Ekonomi.

Golany, Gideon. 1976. Social Planning, New Town Planning: Principle and Practice. New York: John Willey and Son.

Greenberg, M., Lowrie, K., Mayer, H., Miller, K. T., dan Solitaire, L. 2001. Brownfield Redevelopment as a Smart Growth Option in The United States. Kluwer Academic Publishers.

Mehrhoff, W. Arthur. 2005. Sustainable Urban Development. Research Experience in Encyclopedia of Cities. Routledge Publications Rabindra, Ida. 1996. Pola Komunitas Tabanan Bali. Tesis, Departemen Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung.

Rohe, William and Speiregen. 1985. Planning with Neighborhood. The University of North Carolina Press.

Rooyen, Enslin. 2001. Integrated Development and The Brownfields Phenomena. Journal of Public Administration. Vol 36, no 1.

Ramdhani, Moch P.P. 2007. Arahan Penyediaan Fasilitas Lingkungan Berdasarkan Preferensi Penghuni di Perumahan Bumi Adipura Kota Bandung. Tugas Akhir, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Bandung.

Soedarso, Budiyono. 2003. Prasarana Wilayah dan Kota. Diktat Kuliah Universitas Krisnadwipayana dan Universitas Tarumanegara. Edisi 3.

Soefaat, et al. 1997. Kamus Tata Ruang. Jakarta: Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum, Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia.

Sutriadi, Ridwan. 1996. Karakteristik Pemanfaatan Fasilitas Sosial oleh Penduduk Kawasan Pinggiran Kota Bandung. Tesis, Departemen Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung.

Tangdilintin, Daud Karaeng. 1997. Pola Pemanfaatan Fasilitas Sosial Penghuni

Perumahan Baru Skala Besar (Studi Kasus:

Perumnas Bumi Rancaekek Kencana). Tesis, Departemen Teknik Planologi Institu Teknologi Bandung.




© 2020 Institut Teknologi Bandung