Narasi: Jurnal Literasi, Media, & Budaya

NARASI : Jurnal tentang literasi, media, dan budaya, salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung. Narasi didirikan pada April 2020 dengan versi cetak ISSN            dan versi online E-Issn          . Percepatan society 5.0 menjadikan manusia berada di pusat perkembangan teknologi. perkembangan dunia saat ini sangat dipengaruhi oleh keberadaan teknologi, khususnya teknologi informasi. Kehadiran teknologi informasi telah mengubah lanskap interaksi dan pola pikir manusia, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain dan dunia sekitarnya. Di Indonesia, kehidupan masyarakat berubah drastis dengan kehadiran produk-produk teknologi informasi (teknologi digital). Situasi itu dengan sendirinya telah melahirkan perilaku,  kebiasaan, dan secara umum kebudayaan baru,  yakni kebudayaan virtual. Situasi masyarakat kontemporer menuntut ilmuwan untuk dapat menjawab persoalan, khususnya persoalaan kebudayaan yang dipengaruhi dan berkaitan dengan teknologi. Ranah kebudayaan yang menjadi konten yang berkelindan sebagai penyebab sekaligus dampak dari teknologi sejauh ini sangat menarik untuk diteliti. Untuk itu, kami membuat jurnal Narasi ini sebagai wadah komunikasi antarilmuwan dalam memublikasikan temuan penelitiannya. Literasi adalah ruh dari perkembangan peradaban manusia. Dapat dikatakan tanpa literasi peradaban itu tidak akan ada. Media adalah pusat penyebaran informasi. Melampaui itu, media kini menjadi “panglima” dalam peradaban bangsa khususnya dan dunia secara umum. Kini media tengah memasuki generasi kedua, “second media age” yang mengubah pola-pola komunikasi dari face to face menjadi interface. Studi media (media studies) adalah ranah yang sangat penting saat ini. Kebudayaan adalah maujud dari kerja literasi dan media. Kebudayaan kini adalah persoalan keseharian itu sendiri (Barker, 2003). Peristiwa keseharian, sebagaimana telah disingung, digerakkan dengan sangat masif oleh media. Oleh karena itu, jurnal Narasi memiliki tiga tema besar, yaitu kajian wacana (discourse analysis), studi budaya (cultural studies), serta bahasa dan pengetahuan (language and knowledge).