HUBUNGAN FAKTA GEOPOLITIK DENGAN PERENCANAAN BAHASA

Yani Suryani

Abstract


Geopolitik berperan penting terhadap eksistensi sebuah bahasa dan bangsa. Perencanaan bahasa di sebuah negara menjadi penting karena dapat berperan menjaga keutuhan bangsa, melancarkan hubungan diplomatik, dan melakukan ekspansi bahasa bagi kebutuhan industri dan ekonomi. Dari negara-negara yang terdapat di lima benua, didapat simpulan bahwa geopolitik sebuah negara berperan besar terhadap perencanaan bahasa di negara tersebut. Negara yang situasi geopolitiknya stabil dapat melakukan ekspansi bahasa ke negara lain. Sementara itu, negara dengan geopolitik yang masih bergejolak sangat memerlukan perencanaan bahasa yang matang. Kata kunci: geopolitik, perencanaan bahasa, ekspansi Geopolitics is vital to the existence of a language and nation. Language planning in a country is important because it may contribute to the process of maintaining the integrity of the nation, keeping diplomatic relations, and expanding language for the needs of industry and economy. Of the countries in the five continents, a conclusion was obtained that the geopolitics of a state contributes significantly to the language planning of the country. Countries with stable geopolitical situation can expand their language to other countries. Meanwhile, countries with highly volatile geopolitical condition still require a careful language planning. Keywords: geopolitics, language planning, expansion

Full Text:

PDF

References


Depdiknas. (2009). Peta Bahasa. Jakarta: Pusat Bahasa.

Gadelli, Karl Erland. (1999). “Language Planning: Theory and Practice”. Paris: Division Education Sector UNESCO.

Kridalaksana. (1991). “Pendekatan Historis dalam Kajian Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia” dalam Masa Lampau Bahasa Indonesia: Sebuah Bunga Rampai. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Moeliono, Anton. (1981). Pengembangan dan Pembinaan Bahasa: Ancangan Alternatif di dalam Perencanaan Bahasa. Jakarta: Pusat Bahasa

Muslich, Masnur. (2007). “Dasar-dasar Perencanaan Bahasa”. Malang: Universitas Negeri Malang

Fishman, Joshua A. (ed.). (1974). Advanced in Language Planning. The Hague: Mouton.

Haugen, E. (1959). ”Planning for Standard Language in Modern Norway.” Dalam Anthropological Linguistics, I (3): 8 – 21. 1966a. “Construction and Reconstruction in Language Planning: Ivar Aasen’s Grammar.” Dalam Word, 2 (2): 188 – 207.

________. (1966) b. “Dialect, Language, Nation.” Dalam American Anthropologist, 68 (4): 922 – 935.

________.1966c. “Linguistic and Language Planning.” Dalam W. Bright (ed.). Sociolingustics: Proceedings of the VCLA Sociolinguistics Conference. The Huggue: Norton, hlm. 159: 190. (1966) d. Language Conflict and Language Planning: The Case of Modern Norwegian. Cambridge: Harvard University Press.

_

-------------- (1969). “Language Planning, Theory and Practice.” Dalam A. Graur (ed.). Actes due Xe Congres International des Linguistic Bucharest. Bucharest: Editions de L’Academic de La Republique de Roumanic, 701 – 711.




DOI: http://dx.doi.org/10.5614%2Fsostek.itbj.2014.13.1.4








View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.