WACANA KONSUMERISME DAN PEMANGILAN IDEOLOGIS DI DALAM LAMAN KOMERSIAL SAN DIEGO HILLS MEMORIAL PARKS AND FUNERAL HOMES

Tri Sulistyaningtyas, Jejen Jaelani

Abstract


Bahasa memiliki merupakan sebuah praktik sosial. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai medium penyampai pesan. Di dalam kehidupan masyarakat, bahasa memiliki peran yang sangat besar di dalam membangun kepercayaan, pendidikan, dan berbagai hal lainnya. Salah satu fenomena bahasa yang menarik untuk diteliti adalah peran bahasa di dalam membangun wacana konsumerisme. Bahasa menjadi senjata yang sangat efektif untuk menyebarkan ideologi konsumerisme. Di dalam penelitian ini diuraikan bagaimana bahasa bekerja membangun wacana konsumerisme dan melakkan pemanggilan ideologis di dalam laman komersial permakaman San Diego Hill Memorial Parks and Funeral Homes. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa Melalui wacana yang disampaikan di dalam situs resminya, San Diego Hills Memorial Parks and Funeral Homes menawarkan konsep diri kepada calon pelanggannya. Semua konsep diri ini muncul dengan berbagai detail yang ditawarkan di dalamn deskripsi setiap permakaman yang ditawarkan. Melalui wacana, laman resmi permakaman ini melakukan pemanggilan ideologis kepada para pelanggannya. Para pelanggannya didorong untuk mengidentifikasi dirinya sebagai bagian dari golongan dan kelas sosial yang mana. Setiap permakaman ditawarkan sesuai dengan gaya dan kelas sosial calon pelanggannya. Ideologi konsumerisme muncul melalui wacana yang membangun konsep San Diego Hills Memorial Parks and Funeral Homes. Melalui pemanggilan yang halus, wacana ini mendorong para pelanggan, calon pelanggan, atau masyarakat umum untuk mengidentifikasi diri mereka dan memilih permakaman yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan hasrat diri mereka. Wacana mendorong masyarakat, khususnya pelanggan untuk konsumsi tanda dan makna yang dibangun oleh wacana tersebut.


Keywords


ideologi; wacana; konsumerisme; permakaman;

Full Text:

PDF

References


Conrad Lodziak. 2002. The Myth of Consumerism. London & Virginia: Pluto Press.

Danesi, Marcell. 2010. Semiotika Media. Yogyakarta: Jalasutra.

Hall, Stuart, dkk. 2011. Budaya, Media, Bahasa: Teks Utama Pencanang Cultural Studies 1972-

Yogyakarta: Jalasutra.

Jorgensen, Marriane & Louise J. Phillips. 2002. Discourse Analysis as Theory and Method.

London: Sage Publications.

Leeuwen, Theo van. 2008. Discourse and Practice New Tool for Critical Discourse Analysis.

New York: Oxford University Press.

Terry Locke. 2004. Critical Discourse Analysis. New York: Continuum International Publishing

Group.

Piliang, Yasraf Amir. 2011. Dunia yang Dilipat: Tamasya melampaui Batas-Batas Kebudayaan.

Bandung: Pustaka Matahari.

www.sandiegohills.co.id

http://www.sandiegohills.co.id/wf/pContentLvl2.aspx?t=21

Diakses tanggal 17 November 2016

Thompson, John B. 2015. Kritik Ideologi Global. Yogyakarta: IRCIsoD.




DOI: http://dx.doi.org/10.5614%2Fsostek.itbj.2017.16.1.4




View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.