ISTILAH ALAT TEKNOLOGI TRADISIONAL PERTANIAN SAWAH SUNDA WULUKU ‘BAJAK’ DAN PERSEBARANNYA SECARA GEOGRAFIS

Wahya Wahya, Fatimah Djajasudarma, Elvi Citraresmana

Abstract


Etnik Sunda sudah sejak lama mengenal bertanam padi di sawah. Bertanam padi seperti ini dilakukan melalui tahapan-tahapan tertentu, yakni mulai mengolah lahan sampai dengan memetik padi. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pertanian sawah mengalami perkembangan, baik terkait dengan sistem irigasi maupun perlengkapan yang digunakan dan pupuk penyubur tanaman serta obat-obatan pembasmi hama. Namun demikian, sampai sekarang masih juga dimanfaatkan teknologi tradisioonal pertanian sawah oleh orang Sunda. Salah satu alat yang masih digunakan dalam mengolah lahan adalah wuluku ‘bajak’. Alat ini digunakan dengan cara ditarik oleh seekor atau dua ekor kerbau. Petugas yang melaksanakan pengolahan lahan dengan menggunakan wuluku ini memberikan instruksi-instruksi tertentu kepada kerbau. Dalam bahasa Sunda, kata wuluku memiliki variasi lain, seperti luku dan singkal. Dari hasil penelitian geografi dialek diketahui bahwa kata wuluku dan variasinya ini menyebar di berbagai daerah sejalan dengan penyebaran teknologi sawah tradisional dalam masyarakat Sunda. Artikel ini mencoba mendeskripsikan kata wuluku dan variasinya beserta penyebarannya secara geografis dalam wilayah tutur bahaa Sunda di Jawa Barat.

 


Full Text:

PDF

References


Ayatrohaedi. 1985. Bahasa Sunda di Daerah Cirebon. Jakarta: Balai Pustaka.

Chambers, J.K. and Peter Trudgill.1980. Dialectology. Cambridge, New York, Melbourne:

Cambridge University Press.

Hadi, Ahmad, dkk.1991. Peperenian (Kandaga, Unak-Anik, Rusiah Basa Sunda). Bandung: Geger

Sunten.

Hidayat, Rachmat Taufiq, dkk. Peperenian Urang Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Sudaryanto. 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa Pengantar Penelitian Wahana

Kebudayaan secara Linbguistik. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Suriamiharja, Agus, dkk. Geografi Dialek Sunda Kabupaten Bogor. Jakarta: Pusat Pembinaan dan

Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tawangsih, Multamia Retno Mayekti. 1987. Bahasa-Bahasa di Bekasi. Jakarta: Yayasan Panca Mitra.

Wahya. 2005. “Inovasi dan Difusi-Geografis Leksikal Bahasa Melayu dan Bahasa Sunda di

Perbatasan Bogor-Bekasi: Kajian Geolinguistik”. Disertasi Doktor. Bandung: Program

Pascasarjana Universitas Padjadjaran.

Wahya. 2015. Bunga Rampai Penelitian Bahasa dalam Perspektif Geografis. Bandung: Semiotika.

DAFTAR KAMUS

Chaer, Abdul. 2009. Kamus Dialek Jakarta Edisi Revisi. Depok: Masup Jakarta.

Panitia Kamus Lembaga Basa jeung Sastra Sunda. 2007. Kamus Umum Basa Sunda. Bandung: Geger

Sunten.

Zoetmulder, P.J. 2011. Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Jakarta: Gramedia Pusataka Utama.




DOI: http://dx.doi.org/10.5614%2Fsostek.itbj.2017.16.2.6








View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.