https://journals.itb.ac.id/index.php/joki/issue/feed Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi 2021-04-23T00:00:00+07:00 Admin Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi jurnal_oki@instrument.itb.ac.id Open Journal Systems <p><strong><em>ISSN : <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1327833692&amp;1&amp;&amp;">2085-2517,</a> e-ISSN :<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1438585737&amp;1&amp;&amp;"> 2460-6340</a></em></strong></p> <p><strong><em>DOI :<a href="https://doi.org/10.5614/joki"> https://doi.org/10.5614/joki </a></em></strong></p> <p><a href="http://instrument.itb.ac.id/wp-content/uploads/sites/335/2019/02/210423-Sertifikat-S4-JOKI.pdf"><strong><em>Terakreditasi : SINTA Peringkat 4 </em></strong></a></p> <p>Jurnal ini diterbitkan oleh oleh Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi Institut Teknologi Bandung (PTIO ITB) untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dalam bidang otomasi, kontrol dan instrumentasi kepada masyarakat serta memberikan sarana untuk bertukar informasi bagi para peneliti, praktisi dan pengguna teknologi tersebut. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Riset dan Teknologi No 148/M/KPT/2020, Jurnal Otomasi Kontrol dan Otomasi telah <a href="http://instrument.itb.ac.id/wp-content/uploads/sites/335/2019/02/210423-Sertifikat-S4-JOKI.pdf" target="_blank" rel="noopener"><strong>Terakreditasi SINTA Peringkat 4.</strong></a></p> <p><strong>Bidang-bidang bahasan pada jurnal ini meliputi:</strong></p> <p><strong>OTOMASI </strong>: <em>Process Automation, Factory Automation, Laboratory Automation, Terminal Automation Systems, Robotics and Automation Systems, Plant Information and Management Systems, Transportation Systems, DCS/SCADA systems</em></p> <p><strong>REKAYASA KONTROL</strong> : <em>Process Control, Multivariable Control, Nonlinear Control, Robust Control, Adaptive and Optimal Control, Fuzzy and Intelligent Control, Mechanical System Control, Guidance and Flight Control, Power System Control</em></p> <p><strong>INSTRUMENTASI : </strong>S<em>ensor &amp; Transducer, Signal Processing, Image Processing, Identification and Estimation, Opto-electronic Measurement, Force and Mass Measurement, Temperature Measurement, Flow Measurement and Metering System, Analytical Measurement, Standard Measurement, Medical Instrumentation</em><br /><br /></p> https://journals.itb.ac.id/index.php/joki/article/view/15893 Electromagnetic Acoustic Transducer (EMAT) sebagai Transduser Ultrasonik untuk Nondestructive Testing (NDT): Ulasan Artikel 2021-03-14T21:05:37+07:00 Nurmalia, Ph.D nurmalia.nurmalia@prasetiyamulya.ac.id <p><em>Nondestructive testing</em> (NDT) digunakan untuk mendeteksi keberadaan cacat pada suatu objek tanpa merusak objek tersebut, sehingga ideal untuk digunakan pada komponen-komponen infrastruktur yang sudah terpasang dan beroperasi. Diantara berbagai teknik, NDT ultrasonik memiliki kemampuan untuk menginspeksi cacat di sepanjang ketebalan objek, tidak hanya cacat permukaan. Metode pembangkitan gelombang ultrasonik yang paling populer adalah menggunaan <em>piezoelectric transducer</em> (PZT). Transduser ini memiliki efisiensi yang tinggi tetapi merupakan transduser kontak dan memerlukan pelumas (<em>couplant</em>), yang sering menyebabkan keterbatasan fleksibilitas untuk aplikasinya. <em>Electromagnetic acoustic transducer</em> (EMAT) adalah transduser ultrasonik yang dapat membangkitkan gelombang ultrasonik pada objek konduktif secara non-kontak. Transduser ini membangkitkan gelombang ultrasonik langsung pada objek uji, sehingga tidak memerlukan <em>couplant</em>. Hal ini menyebabkan EMAT ideal untuk inspeksi pada temperatur tinggi dimana <em>couplant</em> akan meleleh, dan pengujian yang bergerak. Dua jenis EMAT dibahas pada ulasan artikel ini: untuk membangkitkan gelombang <em>shear horizontal</em> (SH) dan gelombang torsional. Kedua jenis gelombang ini memiliki kelebihan dibanding moda gelombang lainnya, tetapi sulit untuk dibangkitkan menggunakan PZT. Kedua moda gelombang ini kemudian digunakan untuk menginspeksi penipisan pada pelat dan dinding pipa, yang dapat disebabkan oleh korosi maupun kontak mekanik. Hasil penelitian menunjukkan potensi EMAT dengan metoda konversi moda untuk inspeksi kuantitatif penipisan pada pelat dan pipa.</p> 2021-04-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi https://journals.itb.ac.id/index.php/joki/article/view/15884 Implementasi Metode Deteksi Friksi Statik pada Katup Kontrol menggunakan Pencocokan Elips pada Standar IEC 61499 2021-03-14T21:21:13+07:00 Tiar Candra Wardaya t.candra@mail.ugm.ac.id Awang Noor Indra Wardana awang.wardana@ugm.ac.id Nazrul Effendy nazrul@ugm.ac.id <p>Sistem otomasi di industri menuntut untuk dilakukan proses perbaikan, pemantauan, dan pembaharuan yang dilakukan secara rutin. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar operasi di pabrik dapat dengan baik yang salah satunya ditentukan dengan performansi dari performa dari kalang kendali. Baik buruknya performa kalang kendali proses dapat mempengaruhi kualitas, kuantitas produk maupun operasional yang sangat berimplikasi kuat pada aspek ekonomi produksi pabrik. Permasalahan yang sering terjadi pada kalang kendali proses adalah osilasi tidak linier akibat katup kontrol yang mengalami friksi statik. Dampak kerusakan alat dan variabilitas proses akibat katup kontrol yang mengalami friksi statik membuat deteksi dini secara aktif dibutuhkan. Pengembangan deteksi friksi statik secara online dan cepat membutuhkan teknologi yang memadai. Standar IEC 61499 merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan untuk digunakan dalam sistem otomasi di industri agar menjadi lebih fleksibel dan terdistribusi. Makalah ini menjelaskan implementasi metode deteksi friksi statik pencocokan elips secara online menggunakan jendela digital yang bergerak yang diimplementasikan dengan menggunakan blok fungsi berbasis standar IEC 61499. Adanya friksi statik ditandai dengan hasil kuantifikasi nilai indeks friksi statik yang membentuk grafik kontinu (konvergen) positif. Hasil validasi menunjukkan bahwa blok fungsi yang dikembangkan menghasilkan dengan akurasi minimum sebesar 68,37% untuk deteksi variabel proses yang tidak mengalami friksi statik dan akurasi minimum sebesar 98,86% untuk deteksi variabel proses yang mengalami friksi statis.</p> 2021-04-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi https://journals.itb.ac.id/index.php/joki/article/view/15858 Kajian Identifikasi Model Eksperimen pada Kontrol Kecepatan Motor DC 2021-03-14T21:26:57+07:00 Jalu Ahmad Prakosa jaluprakosa@yahoo.com Suryadi jurnal_oki@instrument.itb.ac.id Edi Kurniawan jurnal_oki@instrument.itb.ac.id Hendra Adinanta jurnal_oki@instrument.itb.ac.id <p>Motor arus searah atau <em>Direct Current </em>(DC) masih banyak digunakan dalam industri, pendidikan, penelitian bahkan dalam peralatan rumah tangga. Pengembangan teknik kontrol kecepatan motor DC dengan berbagai teori kontrol baik persektif adaptif maupun <em>robust</em> menantang untuk dilakukan. Model sistem kontrol kecepatan motor DC yang akurat perlu diteliti baik teori dan eksperimen. Fasilitas QUBE-Servo 2 dapat mengimplementasikan kajian pemodelan sistem kontrol tersebut terutama secara eksperimen. Data eksperimen tegangan listrik dan kecepatan sudut motor dapat dimanfaatkan untuk identifikasi model sistem kontrolnya yang dapat dibandingkan dengan teori motor DC dari data spesifikasi motor terkait. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari metode identifikasi model sistem kontrol kecepatan sudut pada motor DC guna mendapatkan model yang paling akurat. Hasil eksperimen teknik kalang tertutup <em>Proportional-Integral-Derivative</em> (PID) menunjukkan bahwa model perumusan teori motor DC berbeda terutama fenomena <em>overshoot</em> dan fluktuasi pada tahap responnya. Fungsi transfer dari hasil identifikasi model berpangkat 2 lebih mendekati hasil eksperimen yang cenderung tidak linear daripada pangkat yang lebih rendah. Pemanfaatkan metode sistem identifikasi dalam merancang model berbasis data eksperimen memiliki akurasi baik sehingga layak digunakan dalam pengembangan dan optimalisasi teknik kontrol kecepatan motor DC.</p> 2021-04-23T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi https://journals.itb.ac.id/index.php/joki/article/view/15729 Perbandingan Kinerja Arduino Uno dan ESP32 Terhadap Pengukuran Arus dan Tegangan 2021-03-19T09:40:03+07:00 I Putu Ardi Wahyu Widyatmika jurnal_oki@instrument.itb.ac.id Ni Putu Ayu Widyanata Indrawati jurnal_oki@instrument.itb.ac.id I Wayan Wahyu Adi Prastya jurnal_oki@instrument.itb.ac.id I Ketut Darminta jurnal_oki@instrument.itb.ac.id I Gde Nyoman Sangka jurnal_oki@instrument.itb.ac.id Anak Agung Ngurah Gde Sapteka sapteka@pnb.ac.id <p>Mikrokontroler merupakan bagian inti dari proyek kontrol otomatis. Pemilihan mikrokontroler sangat berpengaruh terhadap hasil pengolahan data pada sistem. Atas dasar pemikiran tersebut maka dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk menemukan mikrokontroler dengan kemampuan pengolahan data yang baik. Dalam penelitian ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan mikrokontroler ESP32. Di mana kedua mikrokontroler tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda. Data yang digunakan berupa nilai tegangan dan arus yang diperoleh dari sensor tegangan ZMPT101B dan sensor arus ACS712. Pengujian yang dilakukan menghasilkan nilai rata-rata <em>error</em> tegangan sebesar 0,387649 persen dan arus 3,095044 persen untuk mikrokontroler Arduino Uno. Sedangkan untuk mikrokontroler ESP32 menghasilkan rata-rata nilai <em>error </em>tegangan sebesar 0,312182825 persen dan arus sebesar 0,194657573 persen.</p> 2021-04-24T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi https://journals.itb.ac.id/index.php/joki/article/view/16070 Uji Kinerja Sistem Pemberi Vitamin untuk Industri Peternakan Ayam 2021-04-11T19:53:17+07:00 Galih Setyawan galih.setyawan@ugm.ac.id Muhamad Ardiansah jurnal_oki@instrument.itb.ac.id Imam Fahrurrozi jurnal_oki@instrument.itb.ac.id <p>Telah dilakukan penelitian mengenai uji kinerja sistem pemberian vitamin untuk industri peternakan ayam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk mengembangkan alat-alat pendukung di bidang peternakan ayam. Salah satu alat yang dapat dikembangkan adalah mengenai alat pemberian vitamin ayam secara otomatis. Prinsip kerja sistem ini, vitamin akan dicampurkan pada tempat minum ayam dengan perbandingan yang telah ditentukan. Pada tahap awal penelitian ini masih berfokus pada hasil kalibrasi pembacaan nilai volume. Kalibrasi sendiri dapat dikatakan sebagai kegiatan membandingkan alat uji dengan alat standar. Dalam hal ini alat uji yang digunakan adalah dua buah waterflow sensor yang diatur sehingga dapat menunjukkan ukuran volume yang diinginkan. Satu waterflow sensor digunakan untuk menentukan volume air, sedangkan waterflow sensor yang lainnya digunakan untuk menentukan volume vitamin. Kemudian alat standar yang digunakan pada penelitian ini adalah gelas ukur. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai yang sangat baik yaitu dengan nilai akurasi dan presisi kedua sensor mencapai lebih dari 99%. Hasil pembacaan serta nilai ketidakpastian repeatability untuk sensor pertama dan kedua secara berurutan adalah sebesar (503.90 +- 0.55) mL dan (504.10 +- 0.62) mL. </p> 2021-05-04T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Otomasi, Kontrol, dan Instrumentasi