Wimba : Jurnal Komunikasi Visual https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba <p>Wimba Jurnal Komunikasi Visual (2085-0948) is a peer-reviewed and open access journal in the field of visual communication and aims to publish academic article and to create discussion among lecturers, students, researchers and professionals in the field of visual communication design, graphic design, heritage-related design, illustration, typography, photography, multimedia interactive design, advertising and social campaign, branding, packaging design, sign system, interface design, visual language, animation, game design and other visual commucation-related fields. Published and organized by Visual Communication and Multimedia Research Group of ITB (Bandung Institute of Technology) since 2009, the journal is published twice a year every July and December.</p> <p><em>Wimba <em>Jurnal Komunikasi Visual</em> (2085-0948) adalah jurnal peer-review dan akses terbuka di bidang komunikasi visual dan bertujuan untuk mempublikasi artikel akademik serta menciptakan diskusi di antara pendidik, mahasiswa, peneliti dan profesional dalam bidang desain komunikasi visual, desain grafis, desain berbasis budaya tradisi, ilustrasi, tipografi, fotografi, desain multimedia interaktif, periklanan dan kampanye sosial, branding, desain kemasan, marka grafis, desain antarmuka, bahasa rupa, animasi, desain game dan bidang lainnya yang terkait pada komunikasi visual. Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Kelompok Keahlian Komunikasi Visual dan Multimedia, FSRD ITB sejak tahun 2009 dan terbit dua kali setahun setiap Juli dan Desember. </em></p> en-US <p>The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Wimba jurnal Komunikasi Visual and KK Komunikasi Visual &amp; Multimedia Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung as the publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations. </p><p>Wimba jurnal Komunikasi Visual and <span>KK Komunikasi Visual &amp; Multimedia Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung</span> and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Wimba jurnal Komunikasi Visual are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.</p><p><strong>Firmanda Satria. M.Ds (Editor-in-Chief)</strong> <br /> Editorial Office of Wimba: Jurnal Komunikasi Visual KK Komunikasi Visual &amp; Multimedia Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung</p><p>Jl. Ganesha 10<br /> BANDUNG 40132<br /> » Tel / fax : 0222516567 / 0222516567</p><p><br /> Email: jurnalwimba@gmail.com</p> Firmanda.satria@gmail.com (Firmanda Satria) Firmanda.satria@gmail.com (Firmanda Satria) Mon, 28 Dec 2020 03:41:36 +0700 OJS 3.2.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Perancangan Media Social Campaign untuk Mengatasi Toxic Dating Behavior pada Aktivitas Online Dating https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/14758 <p>Aktivitas <em>online dating </em>saat ini mengalami peningkatan kuantitas, baik dari segi aplikasi maupun pengguna. Peningkatan ini perlahan mengubah cara penggunanya untuk berkomunikasi, khususnya dalam hubugan romantis. Hal ini juga berefek pada munculnya berbagai isu sosial yang terkait dengan aktivitas kencan <em>online</em>. Isu-isu sosial yang terjadi menyebabkan timbulnya perilaku menyimpang yang digolongkan dalam <em>toxic dating behavior. </em>Ada beragam kerugian yang ditimbulkan dari perilaku ini pun beragam, mulai dari psikologis, sosial, hingga finansial. Solusi untuk permasalahan ini adalah dirancangnya sebuah program <em>social campaign </em>yang terutama ditujukan untuk mengubah perilaku generasi millennial sebagai pengguna <em>dating apps </em>terbanyak. Agar pesan ini sampai pada sasaran, tentunya diperlukan rancangan media yang persuasif baik untuk menuliskan pesan maupun menyebarkannya. Media <em>campaign </em>akan dirancang melalui lima tahapan yaitu pengumpulan data; analisis data; penentuan segementasi khalayak dan strategi persuasi; penentuan konsep media; serta ekseskusi media <em>campaign</em>. </p> Ananta Aristia Karina, Agung Eko Budiwaspada Copyright (c) https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/14758 Mon, 28 Dec 2020 00:00:00 +0700 Kajian Kampanye Street Smart sebagai Rujukan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di Indonesia https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/13397 <p>Indonesia adalah negara dengan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, cara yang dapat dilakukan adalah menggunakan kampanye keselamatan lalu-lintas. Street Smart adalah sebuah kampaye keselamatan lalu lintas tentang pejalan kaki dan pesepeda di Amerika yang berpotensi menjadi rujukan untuk kampanye keselamatan lalu lintas di Indonesia. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif eksplanatif. Analisis menggunakan cara analisis teks dan landasan teori yang digunakan adalah definisi kampanye dan iklan layanan masyarakat dan pembuatan iklan layanan masyarakat yang baik. Street Smart memiliki tujuan utama yaitu mengurangi tingkat kecelakaan dan kematian dari pejalan kaki dan pesepeda dengan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam hal keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Kampanye yang berkelanjutan dan konsisten serta merangkul berbagai etnis dan kelompk masyarakat dalam komunikasi keselamatan bberlalu lintas merupakan kunci keberhasilan kampanye Street Smart. Oleh karena itu, Kampanye Sosial Keselamatan Berlalu lintas Street Smart adalh sebuah kampanye yang baik untuk dijadikan rujukan perancangan kampanye keselamatan berlalu lintas di Indonesia.</p><p> </p><p><em>Indonesia has high traffic accidents statistics. In order to minimize such casualties, is to convey safety traffic activities and measures. Street Smart is one of traffic safety social campaign towards pedestrians and cyclists in US that could become a benchmark in developing traffic safety campaign in Indonesia. This is an explanative descriptive research using text analysis based on public service advertising design theory. The aim of Street Smart campaign is to reduce the traffic accidents as well as heightened public awareness on cyclists and pedestrians safety. This research finds that long term and consistent campaign is needed as well as embracing various ethnic and community groups in communicating safety traffic contents. Therefore, Street Smart Traffic Safety campaign is a good benchmark for developing traffic safety campaign in Indonesia.</em></p> Nellia Nellia, Alvanov Zpalanzani Mansoor Copyright (c) https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/13397 Mon, 28 Dec 2020 00:00:00 +0700 Semiotics 'Love Myself Campaign' BTS Korean Boyband (Case Study: 'Epiphany' Comeback Trailer Video) https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/14764 <p><em>'Epiphany' comeback trailer is one of the opening music videos in the Love Yourself: Answer album sung and played by Jin, the oldest member of BTS. This video is a representation of the Love Myself campaign message promoted by BTS with Unicef Korea in 2018. Then, the analysis focuses on the mirrored scene in Epiphany's music video which is shown repeatedly three times compared to other scenes. This study uses a qualitative approach, with text analysis using Roland Barthes' semiotics by looking at the denotation, connotation and myth. In addition, data collection by non-participant observation, literature study and documentation. The results of this study indicate that the message of the Love Myself campaign in the Epiphany music video is a reflection of what is happening in the community. When someone tries to look good but if it is done solely for the sake of others it will make oneself miserable. Before someone strives for something for someone else, it is better to put yourself first by loving yourself.</em></p> Siti Khodijah Lestari Copyright (c) https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/14764 Mon, 28 Dec 2020 00:00:00 +0700 Gaya Visual Etalase sebagai Alternatif Media Komunikasi Grafis Pada Bisnis Kuliner Masakan Padang : Studi Reflective Observation RM Padang https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/15132 <p>Pada area visual, gaya merupakan cara khas yang memungkinkan pengelompokan objek ke dalam kategori terkait. Etalase dalam hal ini merupakan media komunikasi grafis alternatif yang berperan sebagai saluran komunikasi dari produk yang di-<em>display </em>di dalamnya. Bukan hanya fashion, bisnis kuliner pun mulai menggunakan Etalase untuk memajang kuliner utamanya dengan gaya visual yang khas yang membedakan dengan rumah makan lainnya; salah satunya yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Rumah Makan Padang. Mengadaptasi Metode Kolb dalam Kerangka Berpikir <em>Experiential Learning </em>pada pengembangan penelitian di area Psikologi Desain, penelitian ini menggunakan pendekatan <em>Reflective Observation</em> untuk mengidentifikasi gaya visual pada Etalase Rumah Makan Padang dalam jarak tempuh tertentu. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa Gaya Visual Etalase RM. Padang dapat berfungsi sebagai media komunikasi grafis yang dalam proses perseptual berpotensi mengembangkan <em>style navigations</em> pada bisnis kuliner Padang.</p><p><strong> </strong></p> Agustina Kusuma Dewi, Sri Retnoningsih Copyright (c) https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/15132 Mon, 28 Dec 2020 00:00:00 +0700 Perancangan Kampanye Sosial Untuk Mendorong Pekerja Muda Mengucapkan Terima Kasih Kepada Sesama https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/13876 <p>    Mengucapkan terima kasih merupakan rasa kebersyukuran yang dapat memberikan manfaat positif seperti kebahagiaan bagi diri sendiri maupun orang yang menerimanya. Mengucapkan terima kasih dengan tulus juga mampu membangun relasi yang baik antara makhluk sosial, namun 'terima kasih' bagi generasi Milenial pekerja muda hanya sebatas formalitas antara rekan kerja dan atasan. Generasi Milenial pekerja muda mengetahui bahwa kata 'terima kasih' penting untuk diucapkan supaya relasi baik terbangun, namun ada satu informasi yang dilupakan yaitu bahwa 'terima kasih' dapat memberikan kebahagiaan bagi diri sendiri, terutama bagi Milenial yang mengalami banyak tekanan di lingkungan kerja. Tahapan awal perancangan dilakukan penelitian melalui proses studi literatur, wawancara, dan observasi lapangan dengan tujuan menggali lebih dalam mengenai masalah Perancangan kampanye sosial ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahapan perancangan creative brief dan tahapan eksekusi kampanye. Konsep komunikasi menggunakan <em>copywriting</em> dan visualisasi yang sesuai kehidupan sehari-hari, tanpa kekakuan, karena tidak ingin memunculkan kesan formalitas dalam visual kampanye, serta menggunakan pendekatan bahasa sesuai latar belakang pendidikan tinggi pekerja muda cukup mampu mendorong serta mempersuasi pekerja muda untuk memiliki kesadaran untuk berterima kasih kepada lingkungan sekitarnya.</p> Karinda Amilia S Rumahorbo Copyright (c) https://journals.itb.ac.id/index.php/wimba/article/view/13876 Mon, 28 Dec 2020 00:00:00 +0700