https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/issue/feed Warta Pariwisata 2022-07-31T00:00:00+07:00 Alhilal Furqon a.furqan@sappk.itb.ac.id Open Journal Systems <div id="focusAndScope"> <p>Warta Pariwisata adalah jurnal yang menerima berbagai artikel yang berkaitan dengan pariwisata.</p> <p>Jurnal ini menyediakan wahana untuk meningkatkan kesadaran, pertimbangan dan analisis isu-isu di bidang pariwisata, dan juga mempromosikan pertukaran ide.</p> <p>Jurnal ini ditujukan terutama untuk berbagai orang yang peduli dengan pariwisata dan isu-isu terkait pariwisata di Indonesia, misalnya:<br />* Mereka yang terlibat dalam posisi perencanaan, pembuatan kebijakan, dan konsultasi;<br />* Mereka yang terlibat dalam pariwisata dan kegiatan terkait pariwisata;<br />* Mereka yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian tentang pariwisata dan isu-isu terkait pariwisata.</p> </div> <p>ISSN: 1410-7112 - E-ISSN: 2775-4723</p> <p><a href="https://search.crossref.org/?from_ui=&amp;q=warta+pariwisata" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://journals.itb.ac.id/public/site/images/asad/crosreff.png" alt="" width="150" height="52" /></a></p> <p><a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-nd/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />Kami menempelkan lisensi <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0/" rel="license">CC-BY-ND 4.0 International</a> secara penuh pada seluruh artikel.</p> https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/article/view/18920 Penyusunan Pola Perjalanan Wisata (Travel Pattern) di Lampung berdasarkan Profil dan Preferensi Wisatawan 2022-07-22T00:38:33+07:00 Damara Saputra Siregar damarasiregar@polinela.ac.id Ali Murtopo damarasiregar@polinela.ac.id Dian Puspita Sari damarasiregar@polinela.ac.id <p>Provinsi Lampung memiliki segudang daya tarik wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan. Namun saat ini Lampung belum menjadi primadona bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profiil wisatawan yang berwisata di Lampung, mengetahui objek wisata favorit wisatawan di Lampung dan menyusun pola perjalanan wisata <em>(Travel Pattern)</em> di Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kualtitatif deskriptif<em>.</em> Data primer dan sekunder diperoleh dari hasil kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan metode triangulasi data. Data diorganisasikan kedalam kategori, dijabarkan ke dalam unit-unit, dilakukan sintesa, disusun kedalam pola, dipilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukkkan bahwa profil wisatawan yang berwisata di Lampung didominais oleh usia 16-25 tahun; Bentuk wisata berupa rombongan keluarga atau teman sekantor/sekolah; pintu masuk <em>(entry point) </em>lewat Tol Lampung dan Bakauheni; Menggunakan moda transportasi mobil pribadi; memilih akomodasi di rumah suadara atau teman; memilih lama perjalanan <em>more than half day</em> (6-7 jam), Lama kunjungan 1-3 hari; dan jarak tempuh dalam atau luar kota (satu provinsi). Objek wisata preferensi wisatawan di Lampung adalah jenis wisatawa pantai dan air terjun. Terdapat 6 Pola perjalanan dengan kategori <em>one day tour </em>yang dapat disusun.</p> 2022-07-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Damara Saputra Siregar, Ali Murtopo, Dian Puspita Sari https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/article/view/18284 VOLUNTOURISM : PARIWISATA DAN SUKARELAWAN 2022-06-24T16:12:37+07:00 rifqi asy'ari rifqi.asyari@pwk.itera.ac.id <p>Pemahaman tentang <em>voluntourism </em>semakin baik saat ini dan menjadi kajian bagi banyak peneliti di seluruh dunia yang melihat fenomena ini sebagai hal sangat positif, sehingga dapat memberikan keragaman berpikir dalam industri pariwisata yang sedang tumbuh dan bertanggung jawab atas terciptanya pembangunan berkelanjutan. <em>Voluntourism</em> menggabungkan perjalanan, waktu luang, dan rekreasi dengan pekerjaan sukarela sehingga kombinasi dari dua istilah menjadi fokus diskusi di media dan akademisi. Artikel ini mencoba mengkaji melalui studi literatur untuk membentuk rekonstruksi berpikir terkait dengan <em>voluntourism </em>melalui konsep, dampak dan perkembangan yang tersaji dalam literatur. Dasar kesimpulan di dapat bahwa <em>voluntourism</em> merupakan bagian dari pariwisata yang dikemas dalam kegiatan sukarelawan sehingga berdampak positif bagi pengembangan wisatawan dan kawasan sebagai peruntukan tujuan wisata.</p> 2022-07-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 rifqi asy'ari https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/article/view/18412 ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA TAMAN HUTAN RAYA IR. H. DJUANDA DAGO 2022-06-24T16:11:56+07:00 Muhammad Adiyoso 28821024@mahasiswa.itb.ac.id <p>Pandemi Covid-19 telah membuat perubahan yang besar pada kehidupan di dunia dari mulai lingkungan, ekonomi hingga masyarakat terkena dampak, salah satu dampak perubahan yang dapat dilihat saat ini adalah preferensi wisatawan dalam melakukan kegiatan dan memilih objek wisata. Kota Bandung banyak memiliki destinasi pariwisata dengan konsep ruang terbuka salah satunya adalah di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, destinasi ini memiliki berbagai atraksi wisata yang dari mulai alam, buatan, dan sejarah. Pada saat ini mengatur ulang kembali strategi pengembangan destnisasi wisata dapat menjadi solusi dalam meminimalisir dampak dari pandemi covid-19 karena telah terjadi perubahan di kehidupan masyarakat. Dengan adanya fenomena ini penyusunan <strong>Analisis Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Dago</strong> diperlukan karena setelah masa pasca pandemi terdapat perubahan trend dalam kegiatan pariwasata, untuk mengembagkan strategi di destinasi ini akan dilakukan analisis S.W.O.T dengan harapan dapat memberi masukan dan saran untuk mengembangkan destinasi alam di wilayah tahura dapat berkembang lebih baiksesuai dengan perkembangan zaman dan trend berwisata saat ini.</p> 2022-07-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Muhammad Adiyoso https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/article/view/18785 ADAPTASI DIGITAL: UPAYA MENGHIDUPKAN KEMBALI ROH MUSEUM 2022-06-24T16:15:28+07:00 Silvia Asril silviaici59@gmail.com <p>Pandemi Covid 19 berdampak pada ditutupnya hampir seluruh wisata museum di dunia. Hal ini tentunya berimbas pada penurunan jumlah pengunjung secara signifikan. Memasuki masa pemulihan pasca pandemi, menjadi tantangan bagi semua pihak untuk menghidupkan kembali geliat wisata museum. Selain dengan penyesuaian protokol kesehatan, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan adaptasi digital agar museum lebih atraktif dan secara tidak langsung mendekatkan museum dengan masyarakat.&nbsp;</p> 2022-07-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Silvia Asril https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/article/view/18866 PEMBERDAYAAN DAN KETERLIBATAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN 2022-07-08T21:41:20+07:00 Siti Adelita Raif Khadijah adelkhadijah07@gmail.com <p>Pembangunan pariwisata berkelanjutan mendorong pemberdayaan serta keterlibatan perempuan secara efektif dalam pengembangan pariwisata dimana hal tersebut selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan nomor lima yaitu kesetaraan gender. Namun, masih ditemukan isu gender di beberapa destinasi yang menjunjung tinggi nilai tradisional yang membatasi pelaku industri wisata perempuan yakni kesenjangan gaji/upah, pembatasan partisipasi politik atau pembatasan dalam bersuara, stereotip gender dan diskriminasi gender. Pemberdayaan dan keterlibatan perempuan dalam industri pariwisata dinilai dari sejauh mana perempuan terberdayakan secara psikologis, politik dan sosial. Pelaku industri pariwisata perempuan yang terberdayakan dan aktif terlibat dapat menjadi suatu keuntungan bagi destinasi wisata dalam menarik pasar wisatawan perempuan.</p> 2022-07-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Siti Adelita Raif Khadijah https://journals.itb.ac.id/index.php/wpar/article/view/18874 PENTINGNYA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI INDUSTRI PARIWISATA 2022-07-08T21:40:33+07:00 Mira Maharani miramaharani@stptrisakti.ac.id <p>Besarnya potensi pariwisata mendorong pelaku usaha menawarkan berbagai keunggulan dari kegiatan wisata dari setiap tempat wisata yang dikelolanya untuk menarik wisatawan, namun terkadang banyak pengelola yang melupakan atau menganggap enteng mengenai kesehatan dan keselamatan kerja bagi tenaga kerja maupun wisatawan yang berkunjung. Sedangkan sudah tertuang dalam Undang-Undang No. 10 Tahun 2009, untuk menyediakan informasi kepariwisataan, perlindungan hukum, serta keamanan dan keselamatan kepada wisatawan. Maka penerapan K3 ini sangat penting yang diharapkan dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada wisatawan dan menjaga kesejahteraan bagi tenaga kerja pariwisata.</p> 2022-07-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Mira Maharani