Deteksi Komponen Frekuensi Rendah pada Tinggi Muka Laut Akibat Pengaruh Gempa Bawah Laut di Stasiun Padang

Marcel Marcel, Ni Made Rai Ratih Cahya Perbani

Sari


Komponen frekuensi rendah merupakan kejadian jarang terjadi yang memiliki periode jangka panjang atau hanya terjadi sekali, termasuk pergerakan lempeng yang menimbulkan gempa bawah laut sebagai indikasi awal terjadinya tsunami, walaupun tidak semua gempa akan berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa bawah laut dengan kekuatan 7,8 skala Richter di Perairan Kepulauan Mentawai sangat potensial mempengaruhi perilaku muka laut di sekitarnya, termasuk Stasiun Padang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku tinggi muka air di Stasiun Padang akibat komponen frekuensi rendah berupa gempa bawah laut yang terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai. Detiding dilakukan menggunakan analisis harmonik pada data muka laut sebulan sebelum hari gempa. Detrending dilakukan pada tinggi muka laut tanpa pasut yang masih memiliki trend menggunakan low pass filtering. Perilaku muka laut yang terjadi akibat gempa bawah laut ditandai dengan meningkatnya tinggi muka laut disertai dengan periode yang lebih singkat, walaupun tidak signifikan. Rata-rata muka laut sebelum gempa hingga terjadinya tsunami kecil mengalami kenaikan sekitar 4,5 cm dengan periode 8,7 menit lebih singkat.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BMKG. (2018). Data Gempa Bawah Laut Perairan Mentawai. Dipetik 10 April 2018 dari http://www.bmkg.go.id/

Consoli, S, Diego R.R, Vanni, Z. (2013). A Survey On Tidal Analysis And Forecasting Methods For Tsunami Detection. National Research Council (CNR), Institute of Cognitive Sciences and Technologies, Via Gaifami 18 - 95028 Catania, Italy.

Douglas, B., Kearney, M.T., Leatherman, S.P. (2000). Sea Level Rise: History and Consequences. Academic Press, California.

Heidarzadeh, M., Harada T., Satake K., Ishibe T., dan Takagawa T. 2017. Tsunamis from strike-slip earthquakes in the Wharton Basin northeast Indian Ocean: March 2016 Mw 7.8 event and its relationship with the April 2012 Mw 8.6 event. Geophys. J. Int.

InaTEWS. (2012). Pedoman Pelayanan Peringatan Dini Tsunami. Dipetik 12 Agustus 2016 dari http://www.gitews.org/tsunami-kit/id/E3/InaTEWS.pdf

Intergovernmental Oceanographic Commission. (2006). Manual and Guides 14: Manual on Sea Level (Measurement and Interpretation). Volume IV: An Update to 2006, JCOMM Technical Report No. 31 WMO/TD. No. 1339, UNESCO

Intergovernmental Oceanographic Commission. (2018). Sea Level Station Monitoring Facility. Dipetik April 2018 dari http://www.iocsealevelmonitoring.org.

Johns, B. (1983). Physical Oceanography of Coastal and Shelf Seas. Elsevier Science Publisher B. V., Amsterdam

Joseph. (2011). Tsunamies: Detection, Monitoring, and Early Warning Technologies. Elsevier, Inc.

Levin, B. W. Dan Nosov, M. A. (2016). Physics of Tsunami, Second Edition. Springer International Publishing, A.G. Switzerland

Mahbub, H. (2016). Ramalan dan Siklus Gempa 200 Tahunan Mentawai. Dipetik 30 Juli 2018 dari https://www.liputan6.com/global/read/2449811/ramalan-dan-siklus-gempa-200-tahunan-mentawai

Malik, Y. (2009). Gempa Bumi dan Tsunami. Bandung: Buana Nusantara.

Ma’muri. 2016. Kejadian Gempabumi Wilayah Sumatera Barat Periode Tahun 2016 dan Evaluasinya. Seksi Data Dan Informasi Sta. Geof. Kelas I Silaing Bawah - Padang Panjang, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Parker, B.B. (2007). Tidal Analysis and Prediction. National Oceanic and Atmospheric Administration, Silver Spring, Maryland.

Raharjo, F. D., Triyono R., dan Syafriani. (2018). Mengenal Tatanan Tektonik dan Kegempaan Cekungan Wharton (Wharton Basin) di Samudera Hindia.

Said, S. M. (2016). Ternyata Ada Tsunami Akibat Gempa Mentawai 8,3 SR. Sindonews.com. Dipetik 1 Agustus 2018 dari https://daerah.sindonews.com/read/1089966/174/ternyata-ada-tsunami-akibat-gempa-mentawai-83-sr-1456936029

Shennan, I., Long, A. J., Horton, B. P. (2015). Handbook of Sea Level Research. John Wiley and Sons, UK.

Satake, K., Okal, A.E., ‎Borrero, J.C. (2007). Tsunami and its Hazards in the Indian and Pacific Oceans. Birkhauser Verlag A. G., Basel, Boston, Berlin.

Sugito, N.T., (2008).Tsunami. Jurusan Pendidikan Geo-grafi. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Universitas Indonesia.

Sugiyono. (2004). Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta, CV. Bandung.

Yan, J. (2015). Machinary Prognostics and Prognosis Oriented Maintenance Managements. John Wiley & Sons, Singapore Pte. Ltd.