Analisis Biaya Manfaat Sosial Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Gedebage Bagi Masyarakat Sekitar

Murni Rahayu Purwaningsih

Abstract


Sebagai solusi atas permasalahan volume sampah yang kian meningkat, ketiadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), dan keterbatasan lahan sebagai lahan TPA di Kota Bandung, Pemerintah Kota Bandung merencanakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Namun. banyak masyarakat yang menolak dengan alasan timbulnya dampak lingkungan yang membahayakan, tetapi banyak juga masyarakat yang mendukung dengan alasan PLTSa Gedebage merupakan solusi permasalahan persampahan di Kota Bandung. Untuk dapat mengetahui dampak positif (manfaat) serta dampak negatif (biaya) yang ditimbulkan dari keberadaan PLTSa Gedebage, dilakukan analisis biaya manfaat sosial PLTSa Gedebage bagi masyarakat sekitar. Sebagai acuan penentuan variabel biaya dan manfaat sosial PLTSa Gedebage dalam studi ini, digunakan variabel biaya manfaat keberadaan PLTSa yang diperoleh dari hasil telaah referensi dan juga hasil survei primer ke sekitar lokasi PLTSa Bantargebang. Dari hasil studi dapat disimpulkan bahwa untuk masyarakat yang berada di sekitar PLTSa, Gedebage, dimana PLTSa Gedebage (incinerator) dibangun dari tahun 2011 hingga batas waktu berakhir pada tahun 2032, lebih banyak menimbulkan dampak negative daripada positifnya. Secara ekonomi, PLTSa Gedebage dengan teknologi pirolisis akan lebih menguntungkan ketika dilihat dari lingkungan. PLTSa Gedebage dengan teknologi gasifikasi menjadi pilihan yang lebih baik.

Kata kunci: persampahan, dampak, analisis biaya manfaat sosial, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)

 

As a solution for problems of increasing waste volumes, the absence of end processing site (TPA), and the limitations of the land as a landfill in the city of Bandung, Bandung City Government is planning to build a Power Plant Waste (PLTSa). But many people reject the reason for the harmful environmental impact, but also a lot of people support on the grounds PLTSa Gedebage a solution to the problems of solid waste in the city of Bandung. To be able to find positive effects (benefits) and negative (costs) arising from the existence of PLTSa Gedebage, social cost benefit analysis PLTSa Gedebage to the surrounding community. . As a reference variable determining the social costs and benefits PLTSa Gedebage in this study, used the variable cost benefit existence PLTSa obtained from the study of reference and also to the primary survey around the site PLTSa Bantargebang. From this study, it was concluded that for the people around PLTSa Gedebage, where PLTSa Gedebage (the incinerator) starting from the construction in 2011 until its lifetime expires in 2032, more negative impact (cost) than positive impacts (benefits). Economically, PLTSa Gedebage with pyrolysis technology will be more profitable, when viewed in the environment, PLTSa Gedebage with gasification technology to be a better choice.

Keywords: waste, impact, cost benefit analysis of social, Power Plant Waste (PLTSa)


Full Text:

PDF

References


Arsip Berita. 2011. Akhirnya BI Rate Naik 25 Bps jadi 6.75%. Diakses pada 10 Februari 2011. http://www.ibpa.co.id/News/ArsipBerita/tabi d/126/EntryId/2498/Akhirnya-BI-rate-naik-25-bps-jadi-6-75.aspx

Analisis Dampak Lingkungan PLTSa Gedebage. LPPM ITB. 2008.

Hutagalong, Michael. “Teknologi Pengolahan Sampah”, 30 Desember 2007. Diakses 6 Februari 2011. http://majarimagazine.com.

Kota Bandung dalam Angka Tahun 2007.

Nandi. “Kajian Keberadaan Tempat Pembuangan

Sampah (TPA) Leuwigajah dalam Konteks Tata Ruang”. Jurnal “GEA” Jurursan Pendidikan Geografi, Vol. 5, Nomor 9, April 2005. Diakses 10 Februari 2011.

Peraturan Menteri ESDM Nomor 31 Tahun 2009 tentang Harga Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN dari Pembangkit Tenaga Listrik yang Menggunakan Energi Terbarukan Skala Kecil dan Menengah atau Kelebihan Tenaga Listrik.

RTRW Kota Bandung Tahun 2003-2007. Sumirat, Erman Arif. “Review Aspek Finansial Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Gedebage yang Dilakukan PT Bandung Raya Indah Lestari (BRIL).” Diakses 6 Februari 2011.

Suara Karya. 2011. Nilai Tukar 2012, Rupiah Akan Melemah. Diakses pada 10 Juni 2011. http://www.suarakarya-online.com/news. htmlid=280514

Surakusumah, Wahyu. “Permasalahan Sampah Kota Bandung dan Alternatif Solusinya.” Universitas Pendidikan Indonesia, Jurusan Biologi. Diakses 16 Februari 2011. http://file.upi.edu.

Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Yulistiani, Fitria. “Kajian Tekno Ekonomi Pabrik Konversi Biomassa Menjadi Bahan Bakar Fischer-Tropsch Melalui Proses Gasifikasi”, Desember 2009. Metodologi dan Usulan Penelitian, Program Studi Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung




Copyright © 2016 Journal of Regional and City Planning

Creative Commons License
This work licensed under CC-BY-NC, a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Visitor Counter