Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 2 No. 1 (2019)

Studi Tahanan Pentanahan Menggunakan Campuran Arang dan Garam Dalam Menurunkan Nilai Tahanan Tanah

Submitted
October 24, 2019
Published
2019-10-24

Abstract

Salah satu upaya dalam menurunkan nilai tahanan tanah adalah dengan cara menambahkan
arang dan garam. Kedua bahan ini ditanam bersamaan dengan elektroda di dalam tanah. Karena sifat
arang adalah higroskopis dan garam yang memiliki kandungan mineral yang tinggi, maka perpaduan
arang dan garam dapat menurunkan tahanan tanah dengan baik. Pada penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh penambahan arang dan garam dalam menurunkan nilai tahanan tanah. Campuran
arang dan garam ini diuji pada tanah lempung, berpasir dan lempung bercampur pasir. Pada pengujian ini
didapat hasil pada campuran 10% arang dengan 90% garam yang dapat menurunkan tahanan tanah
dengan baik pada ketiga jenis tanah yang berbeda. Pada tanah jenis lempung bercampur pasir didapatkan
penurunan nilai tahanan tanah menjadi 10,7 Ω dari sebelum penambahan yaitu sebesar 32,0 Ω, pada jenis
tanah lempung didapatkan 8,5 Ω dari sebelum penambahan sebesar 42,7 Ω, dan pada jenis tanah berpasir
didapatkan hasil sebelum penambahan yaitu sebesar 40,5 Ω.
Kata Kunci: tahanan pentanahan, tahanan jenis tanah, arang, garam.

References

  1. Hary, Hardiyatmo., Mekanika Tanah 1, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1992.
  2. Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000), Jakarta: Badan Standardisasi
  3. Nasional, 2000
  4. Andini, D., Martin, Y., & Gusmedi, H., Perbaikan Tahanan Pentanahan dengan
  5. Menggunakan Bentonit Teraktivasi, Electrian-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro,
  6. (1), 45-46, 2016
  7. Opara, F.K., Nduka, O.S., Ilokah, N.C., Amaizu, P.C., & Onyebuchi, M., Comparative
  8. Deterministic Analysis of Bentonite, Pig Dung and Domestic Salt and Charcoal Amalgam as Best Resistance Reducing Agent for Electrical Earthing Application,
  9. International Journal of Scientific & Engineering Research, Volume 5, Issue 10, 2014
  10. Raharjo, M. Geometri Ruang, PPPPTK Matematika Yogyakarta, 2009
  11. Tagg, G.F., Earth Resistance, London: The Whitefriars Press Ltd., 1964
  12. Rajagukguk, M., Studi Pengaruh Jenis Tanah dan Kedalaman Pembumian Driven Rod
  13. Terhadap Resistansi Jenis Tanah, Vokasi ISSN 1693-9085 Vol. 8 No. 2, 2012
  14. Jamaaludin, Anshori, I., & Suprayitno, E.A., Penentuan Kedalaman Elektroda Pada
  15. Tanah Pasir dan Kerikil Kering untuk Memperoleh Nilai Tahanan Pentanahan yang
  16. Baik, JTE-U Vol.1 No. 1, 2015
  17. Kusim, A.S., Abdullah, H., & Kutty, B.S., Effect on Salt Content on Measurement of Soil
  18. Resistivity, IEEE 7th International Power Engineering and Optimization Conference
  19. (PEOCO2013), 2013
  20. Herman, & Joetra, W., Pengaruh Garam Dapur (NaCl) terhadap Kembang Susut Tanah
  21. Lempung, Jurnal Momentum Vol. 17 No.1, 2015
  22. Anggoro, B., Irman D.B., The Characteristics of Soil which is Treated by Salt Solution
  23. and Water as the Basic of Grounding Diagnostics, IEEE International Conference on
  24. Condition Monitoring and Diagnostics, 2012
  25. Hutauruk, T.S., Pengetanahan Netral Sistem Tenaga dan Pengetanahan Peralatan.
  26. Jakarta: Erlangga, 1999
  27. Syukri, S., Kimia Dasar, Bandung: Penerbit ITB, 1999
  28. Abidin, Z. & Ghufron, A., Analisa Perbaikan Sistem Pentanahan Instalasi Listrik di
  29. Tanah Kapur dan Padas menggunakan Metode Sigarang (Sistem Grounding Arang dan
  30. Garam), Jurnal Program Studi Teknik Elektro JE-Unisla, ISSN: 2502-0986, 1-5, 2005