Tinjauan Ulang Desain Bendung Pleret Terhadap Pengambilan Air Irigasi Saluran Induk Progomanggis Magelang

S Sudarno, Yudhana Priambodo Rahman

Abstract


Bendung Pleret merupakan salah satu induk Saluran Progomanggis untuk keperluan irigasi Warga Magelang dan sekitarnya. Berdasarkan data dari Kantor PSDA Secang Magelang, bahwa Bendung Pleret mengalami penurunan dalam mensuplai air ke Saluran Manggis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan solusi kepada Dinas Pengairan setempat untuk dapat memperbaiki kinerja saluran Irigasi Manggis dengan cara meninggikan mercu Bendung Pleret dan menurunkan hulu sungai. Berdasarkan hasil perhitungan di lapangan yang mengacu pada data -data Balai PSDA Secang, Kabupaten Magelang, air yang mengalir hanya memiliki debit 2,91 m3 / detik dari batas minimum 3 m3 /detik. Perhitungan terhadap guling dan geser pada saat air normal dan air banjir dinyatakan aman. Akan tetapi elevasi mercu bendung hanya 1,2 dari ketinggian hulu sungai dan tinggi mercu 3 m. Ketika mencapai maksimum tinggi muka air banjir hanya 2,06 m, sehingga pintu pengambilan kurang bekerja maksimal dan air yang masuk ke pengambilan saluran manggis menjadi kurang.

Pleret weir is one of the main prosthromic ducts for irrigation purposes for residents of Magelang and its surroundings. Based on data from the Secang PSDA Office in Magelang, the Pleret weir has decreased in supplying water to the Mangosteen Channel. The purpose of this study was to provide a solution to the local Irrigation Service to be able to improve the performance of the Mangosteen Irrigation channel by raising the lighthouse of Pleret Dam and lowering the river up stream. Based on the results of calculations in the field that refer to data from the Secang PSDA office, Magelang Regency, the flowing water only has a flow of 2.91 m3 / s from the minimum limit of 3 m3 / s. Calculation of rolling and sliding when normal water and flood water is declared safe. However the dam elevation is only 1.2 from the height of the river up stream and the height of the lighthouse is 3 m. When reaching the maximum the flood water level is only 2.06 m, so the door to take is not working optimally and the water entering the mangosteen canal is less.

 


Keywords


Bendung, irigasi, debit sungai, analisis stabilitas.

Full Text:

PDF

References


Alfin. 2017. Laporan Kerja Praktek Rehabilitasi Irigasi D.I Progomanggisanggis. Prodi Teknik Sipil, Universitas Tidar; p.19-52.

Apriani D.W., Utomo F.N., Wahyuni S.E.,Hardiyati S. 2013. Evaluasi dan Perencanaan Kembali Bendung Sapon. Jurnal Karya Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro; 2(1) : 1-9.

Balai Besar Pengolahan Sumber Daya Air. 2017. Data Analisis Hidrologi dan Meteorologi. September. BBWSO Secang. Magelang.

Brahmasta B., Jata L., Wahyuni S.E., Kurniani D.2010. Perencanaan Bendung Progo Jumo Sungai Progo Kabupaten Temanggung. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro; p.1-10.

Fardiaz D.K., Purwitaningtyas R., Wahyuni S.E. 2015. Evaluasi Fungsi Bendung dan Perencanaan Kembali Bendung Katulampa. Jurnal Karya Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro; 4(4) : 546-560.

Ismoyo M.J. 2010. Pengaturan Pintu Irigasi Mrican Kanan Dalam Pengoperasian Kebutuhan Air. Jurnal Pengairan; 1(2) :1-10.

Kementerian Pekerjaan Umum. 2013. Perencanaan Jaringan Irigasi KP-01. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Direktorat Irigasi dan Rawa, Jakarta:Balitbang.PU.https://www.scribd.com/ document/377997905/SDA-KP01-SpesifikasiTeknis KriteriaPerencanaan-Cover-KP01-KP09- pdf, diakses 17 Januari 2018.

Mangore R.V.,Wuisan E.M., Kawet L., Tangkudung H. 2013. Perencanaan Bendung Untuk Daerah Irigasi Sulu. Jurnal Sipil Statik, fakultas Teknik, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Juni 2013; 1(7): 533-541.

Sari I.K., Limantara L.M., Priyantoro D. 2011. Analisa Ketersediaan dan Kebutuhan Air Pada DAS Sampean. Jurnal Pengairan; 2(1): 1-13.

Sularno. 2011. Tinjauan Analisis Stabilitas Bendung Tetap (Studi Kasus Bendung Ngajen Pada Sungai Brambangan Sukoharjo). Program Studi D-III Infrastruktur Perkotaan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Surendro B. 2015. Rekayasa Fondasi Teori dan Penyelesaian Soal. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Susiawan T.A., Pranoto S., Priambodo Y.N. 2015. Penentuan Kapasitas dan Tinggi Mercu Embung Wonoboyo Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Di Desa Cemoro. Jurnal Karya Teknik Sipil; 4 (4) :512-518.

Tunas G.I. 2007. Optimasi Parameter Model Mock Untuk Menghitung Debit Andalan Sungai Miu. Jurnal Smartek, Februari 2007; 5(1): 40-48.

Wigati R.,Soedarsono., Rizki F.2016. Kajian Ulang Bendung Tetap Cipaas. Jurnal Fondasi, Jurusan Teknik Sipil, fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten; 5(2): 62-73.

Wulandari I. 2009.Tinjauan Kembali Bendung Kedung Ombo Dalam Hal Kelayakan Elevasi Mercu Bendung. Skrispi. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah.




DOI: http://dx.doi.org/10.5614%2Fjts.2019.26.2.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


web
analytics

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License