Analisis Kekeringan Menggunakan Metode Theory of Run di DAS Krueng Aceh

Asri Syahrial, Azmeri -, Ella Meilianda

Abstract


Abstrak

Kekeringan adalah kurangnya jumlah curah hujan bulanan dibandingkan dengan rata-rata bulanannya. Analisis kekeringan masih belum banyak dilakukan, khususnya untuk di luar Pulau Jawa. Analisis kekeringan berupa tingkat keparahan kekeringan yang ditunjukkan dengan intensitas kekeringan (mm/bulan) dan durasi kekeringan (bulan) beserta periode ulang kekeringannya perlu dilakukan untuk menunjang kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana kekeringan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan durasi dan intensitas kekeringan di DAS Krueng Aceh. Tahapan penelitian ini adalah mengumpulkan data jumlah hujan bulanan dari pos curah hujan di DAS Krueng Aceh; pengisian data curah hujan yang hilang menggunakan Metode Kombinasi (gabungan Metode Normal Ratio dan Metode Inverse Square Distance/Metode Reciprocal); perhitungan intensitas dan durasi kekeringan menggunakan metode Theory of Run. Luas DAS Krueng Aceh adalah 1.681,05 km2 meliputi 23 kecamatan. Intensitas kekeringan terparah untuk kebutuhan air palawija terjadi pada Pos Curah Hujan Seulimum 111,58 mm/bulan; sedangkan untuk kebutuhan air Padi terparah dialami oleh Pos Curah Hujan Indrapuri sebesar 138,84 mm/bulan. Durasi kekeringan terparah untuk kebutuhan air palawija terjadi pada Pos Curah Hujan Padang Tidji dengan sepanjang 14 bulan; sedangkan untuk kebutuhan air Padi terparah dialami oleh Pos Curah Hujan Blang Bintang sebesar 34 bulan. Durasi kekeringan maksimum dialami oleh Pos Lhoong selama 25 bulan pada periode 2012-2014 dan intensitas kekeringan maksimum dialami oleh Pos Lhoong sebesar 247,5 mm/bulan pada Desember 2008.

Abstract

Drought is the lack of monthly precipitation compared to its monthly average. Drought analysis has not been done lately, especially outside Java Region. Drought analysis of drought severity indicated by drought intensity (mm/month) and duration of drought (month) along with repeated period of drought need to be done to support preparedness in facing drought disaster. The purpose of this study is to determine the duration and intensity of drought in the Krueng Aceh basin. The research stages are collecting monthly rainfall data from rainfall station in Krueng Aceh basin; filling the missing rainfall data by using the combination method (combination of Normal Ratio Method and Inversing Square Distance Method/Reciprocal Method); calculating drought intensity and duration using Theory of Run method. Krueng Aceh basin area is 1681.05 km2 covering 23 districts. The worst intensity of drought for the water needs of crops occurred in Seulimum rainfall station, which is 111.58 mm/month; while the worst water needs of rice is showed by the rainfall station in Indrapuri, which is 138.84 mm/month. The worst duration of drought for the water needs of crops occurred in Padang Tiji Rainfall Station with over 14 months; while the worst water needs of rice is showed by Blang Bintang Rainfall Station for 34 months. The maximum duration of the drought occurred in Lhoong Rainfall Station for 25 months in 2012-2014 and the maximum intensity of the drought is showed by Lhoong rainfall station is 247.5 mm/month in December 2008.


Keywords


Kekeringan, theory of run, intensitas kekeringan, durasi kekeringan

Full Text:

PDF

References


Adidarma, W.K., Triweko, R.W., Untari, A., 2009, Apakah Trend Hujan di Musim Kemarau yang Berkurang Akan Menimbulkan Intensitas Kekeringan yang Bertambah Parah, Lokarkarya Identifikasi Dampak Perubahan Iklim pada Sektor Sumberdaya Air dari Program : Penguatan IPTEK Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Balai Irigasi, Bekasi, 21 April 2009.

Adidarma, W.K., Marwati, L., Levina, Subrata, O., 2011a, Model Monitoring Kekeringan dalam Kerangka Manajemen Bencana yang Memberikan Informasi Secara Spasial dan Temporal, Kolokium Hasil Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, Bandung.

Adidarma, W.K., Marwati, L., Subrata, O., Levina, 2011b, Buku Mitigasi Kekeringan – Monitoring dan Pemetaan, Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, Bandung, ISBN 978-979-3197-88-3.

Adidarma, W.K., Subrata, O., Roseline, L.H., 2013, Prediksi Kekeringan Meteorologi Menggunakan Pendekatan Statistik untuk WS Pemali Comal, Kolokium Hasil Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, Bandung.

Adidarma, W.K., Marwati, L., Subrata, O., Roseline, L.H., 2014, Penanganan Kekeringan Berbasis Disasters Risk Management, Dipresentasikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan HATHI XXI, Padang, 22-24 Agustus 2014.

Dahlman, LuAnn 30 Agustus 2009, Climate Variability: Southern Oscillation Index, http://www.climate.gov/news features/understanding-climate/climate-variability-southern-oscillation-index.Diakses 18-11-2014.

Dai, Aiguo., 2012, Increasing drought under global warming in observations and models, http://www.nature.com/doifinder/10.1038/nclimate1633. Diakses 13-10-2014.

Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), 2007: Climate Change 2007: Synthesis Report. Contribution of Working Groups I, II and III to the Fourth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change [Core Writing Team, Pachauri, R.K and Reisinger, A. (eds.)]. IPCC, Geneva, Switzerland, 104 pp.

Oldeman, R.L., Irsal, Las., and Maladi, 1980, The Agroclimatic Maps of Kalimantan, Maluku, Irian Jaya and Bali, West and East Nusa Tenggara, Contrib. No 60, Central Research Institute Agriculture Bogor.

Pedoman Konstruksi dan Bangunan Sipil No. Pd T-02-2004-A 2004, Perhitungan Indeks Kekeringan Menggunakan Teori Run, 2004, Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah, No. 360/ KPTS/M/2004.

Pratama, A., et al., 2014, Analisa Kekeringan Menggunakan Metode Theory of Run pada sub DAS Ngrowo, Universitas Brawijaya, Malang.

Yevjevich, V., 1967, An Objective Approach to Definitions and Investigations of Continental Hydrologic Droughts, Hydrology Papers, vol. 23, Colorado State University, Fort Collins, Colorado.




DOI: http://dx.doi.org/10.5614%2Fjts.2017.24.2.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


web
analytics

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License