Analisis Potensi Pemborosan Material dan Solusi Penanganannya pada Proyek Pembangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus : Proyek Gedung Bertingkat di Tangerang Selatan)

https://doi.org/10.5614/jts.2020.27.3.9

Authors

  • Juzailah Tri Handayani Universitas Gunadarma
  • Ida Ayu Ari Angreni Program Studi Magister Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Gunadarma, Jalan Margonda Raya No. 100, E-mail : idaayu@staff.gunadarma.ac.id

Keywords:

Faktor penyebab sisa material, pemborosan material, penanganan sisa material, persentase sisa material

Abstract

Material berpengaruh terhadap biaya konstruksi maupun kualitas konstruksi dalam proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi adanya pemborosan dari material yang digunakan dalam proyek, serta mencari faktor penyebab dan penanganannya. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa ada 9 jenis material yang berpotensi memiliki sisa material dalam proyek pembangunan Gedung Bertingkat yaitu kayu (1,63%), triplek (2,67%), paku (1,87%), besi beton (4,01%), kawat bendrat (2,30%), beton siap pakai (2,20%), semen (1,27%), pasir (0,93%), dan split (0,97%). Faktor penyebab pemborosan material biasanya adalah terdapat material terbuang, penggunaan material dengan kualitas rendah, metode pemasangan yang kurang tepat, pemesanan material yang melebihi kebutuhan, terdapat kesalahan dalam estimasi, material tercecer saat perjalanan, tidak merencanakan penggunaan material dengan baik, dan rusaknya material akibat cuaca ekstrem. Penanganan yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan pemantauan pekerjaan, melakukan pengawasan dan pembimbingan kepada pekerja, meningkatkan kesadaran pekerja dalam penanganan material, meningkatkan kualitas tempat penyimpanan material, merencanakan pemesanan material sesuai dengan kebutuhan, pemberian informasi dan detail gambar yang jelas, serta meminimalkan kesalahan dalam pemotongan material.

References

Abdul-Rahman, H., dkk, 2006, Delay Mitigation in the Malaysian Construction Industry, Journal of Construction Engineering and Management, ASCE, hal. 125-133.

Alwi, S., Hampson, K.D., dan Mohamed, S.A, 2002, Sisa material In Indonesian Construction Projects, 1st International Conference of CIB W107-Creating a sustainable Construction Industry in Developing Countries, Afrika Selatan.

Asiyanto. 2005. Construction Project Cost Management (Edisi Dua). Jakarta: Pradnya Paramita.

Dobler, D.W, dkk, 1990, Purchasing and Material Management Text and Cases, 5th ed, Singapore, McGraw-Hill, Inc.

Ervianto, Wulfram I, 2012, Manajemen Limbah dalam Proyek Konstruksi (Perencanaan-Pelaksanaan-Dekonstruksi), Yogyakarta (ID): C.V ANDI OFFSET.

Franklin, 1998, Characterization of Building related Construction an Demolition Debris in USA, Enviromental Protections Agency (EPA).

Illingworth, J.R, 1998, Sisa material in the construction process.

Jailoon, L., Poon, C.S., dan Chiang, Y.H, 2009, Quantifying The Sisa material Reduction Potential of Using Prefabrication in Building Construction in Hong Kong, Sisa material Management, hal. 309-320.

Nagapan, S., Rahman, I. A. dan Asmi, A, 2012, Factor Contributing to Physical and Non-Physical Sisa material Generation in Construction Industry, International Journal of Advance in Applied Sciences (IJAAS), Vol. 1, No.1, pp. 1-10.

Poon, C.S., Yu A.T.W, Wong, S.W., and Cheung, E, 2004, Management of construction sisa material in public housing projects in Hong Kong, Construction Management and Economics 22: 675-689.

Putra, Bramantya Fidiansyah, 2017, Analisis Faktor Penyebab dan Mitigasi Sisa material pada Proyek Konstruksi Gedung di Kota Surabaya, Tesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Rahmawati, Farida, Hayati, Diana Wahyu, 2013, Analisa Sisa Material Konstruksi dan Penanganannya pada Proyek Gedung Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Surabaya (177K), Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTekS 7) K181-K187, Universitas Sebelas Maret.

Published

2020-12-26

Issue

Section

Articles