Konsep Pengembangan Daerah Aliran Sungai Citarum Hulu (Studi Kasus: SUB DAS Cisangkuy)

https://doi.org/10.5614/jts.2021.28.3.5

Authors

  • Rosa Rosdiana Institut Technologi Bandung
  • Rana Karinta Hapsari Program Studi Magister Pengelolaan Sumber Daya Air, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung
  • Eka Oktarianto Kusuma Kelompok Keahlian Teknik Sumber Daya Air, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung
  • M. Syahril Badri Kusuma Pusat Pengembangan Sumber Daya Air, Fakultas TeknikSipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung

Abstract

Abstrak

Sumber daya air di Indonesia merupakan sumber daya yang mendukung kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Penyediaan air bersih dan sanitasi merupakan hal penting untuk keberlangsungan hidup dan kelestarian lingkungan hidup. Berbagai macam persoalan mengenai sumber daya air timbul akibat pengelolaan yang belum cukup baik dan tidak berkelanjutan. Permasalahan pada DAS Citarum Hulu seperti seperti banjir, sampah, rendahnya kualitas air, water sanity, sedimentasi, land subsidance, dan rendahnya taraf hidup masyarakat disebabkan kegagalan sinergi antar sektor yang masih kerap terjadi. Dengan hal ini diharapkan masyarakat dan para stakeholder dapat bersinergi dalam pengembangan DAS Citarum Hulu khususnya di Sub DAS Cisangkuy. Sungai Cisangkuy merupakan salah satu bagian hulu dari sistem satuan Wilayah Sungai Citarum. Sungai ini mengalir dari Gunung Wayang di Selatan Bandung hingga Sungai Citarum di Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Pada studi ini, konsep pengembangan DAS Cisangkuy dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi di wilayah tersebut. Permasalahan sungai Cisangkuy yang paling sering terjadi adalah banjir. Titik banjir terparah berada di Kamasan, selain itu banjir juga terjadi dan hilir sungai, yakni pertemuan dengan Sungai Citarum. Salah satu penyebab banjir adalah rusaknya ekosistem sungai. Usaha menangulangi permasalahan sungai Cisangkuy perlu dilakukan secara terpadu, dalam hal ini dikembangkan konsep restorasi sungai. Konsep pengelolaan sungai Cisangkuy memperhatikan aspek: sosial-ekonomi, teknis/prasarana, lingkungan, dan kelembagaan.

Kata kunci: PSDAT, SUB DAS Cisangkuy, restorasi sungai.

Abstract

Water resources in Indonesia are resources that can support the humans and other living.The provision of clean water and sanitation is important for survival and sustainability. Various problems regarding water resources that arise as a result of inadequate and unsustainable management. Problems in the Upper Citarum watershed such as flooding, garbage, air quality, sanitation, sedimentation, land subsidence, and people's living standards are caused by the failure of synergies between sectors that still occur. The Cisangkuy River is one of the upstream parts of the Citarum River Area unit system. It flows from Mount Wayang in the south of Bandung to the Citarum River in Dayeuhkolot District, Bandung Regency. In this case, the concept of developing the Cisangkuy watershed is based on the problems that occur in the area. The most frequently occur problem in Cisangkuy river is flood. The worst flood point was in Kamasan, besides that flood  also occur  in the downstream river, that is in the confluence with the Citarum River. One of the causes of flood is the destruction of the river ecosystems. The Efforts to overcome the problems of the Cisangkuy river need to be carried out in an integrated system, in this case to be developed a concept of river restoration. The concept of Cisangkuy river management must pay attention to aspects: socio-economic, technical/infrastructure, environmental, and institutional.

Keyword: Integrated water resources management, Cisangkuy watershed, river restoration.

 

Published

2022-01-04