Kajian Efektivitas Normalisasi Sungai terhadap Penurunan Risiko Banjir (Studi Kasus: Sungai Tikala Kota Manado)

https://doi.org/10.5614/jts.2021.28.3.7

Authors

  • Erha Intan Sukmajati Institut Teknologi Bandung
  • Muhammad Syahril Badri Kusuma Institut Teknologi Bandung
  • Waluyo Hatmoko Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • Mohammad Farid Institut Teknologi Bandung
  • Suardi Natasaputra Institut Teknologi Bandung

Keywords:

Sungai Tikala, Banjir, Tingkat Risiko, Normalisasi

Abstract

Abstrak

Sungai Tikala merupakan anak Sungai Tondano dengan tingkat risiko banjir yang cukup tinggi. Pada tahun 2014 dimana terjadi banjir besar yang mengakibatkan dampak yang cukup merugikan bagi Kota Manado. Upaya pengendalian banjir secara struktural berupa normalisasi baik di Sungai Tondano maupun Sungai Tikala dilakukan untuk mengurangi dampak banjir. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas normalisasi dalam mengurangi risiko banjir pada dataran banjir yang dipengaruhi oleh luapan banjir Sungai Tikala yang berada di wilayah Kota Manado. Kajian ini meninjau risiko banjir Sungai Tikala berdasarkan Peraturan Kepala BNPB No. 2 tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana. Indeks ancaman banjir diperoleh dari hasil model matematik luapan banjir Sungai Tikala dan Sungai Tondano dengan upaya pengendalian banjir Skenario 1 yaitu kombinasi pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan dan normalisasi Sungai Tondano. Skenario 2 yaitu  kombinasi pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, normalisasi Sungai Tondano dan normalisasi Sungai Tikala. Peta-peta risiko berbagai skenario hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dalam pengambilan keputusan terkait pengendalian banjir Sungai Tikala. Hasil penelitian menunjukkan kedua skenario upaya pengendalian banjir yang dilakukan tidak sepenuhnya menghilangkan banjir yang ada. Namun berdasarkan luas genangan banjir, tingkat ancaman banjir, jumlah jiwa terdampak, potensi kerugian serta tingkat risiko yang dapat diturunkan atau di reduksi, maka upaya pengendalian banjir secara struktural sangat direkomendasikan untuk dilanjutkan dengan skenario 2.

Kata kunci: Sungai Tikala, banjir, tingkat risiko, normalisasi.

Abstract

The Tikala River is a Tondano River tributary with a fairly high level of flood risk. In 2014 the flood occurred and gave a quite detrimental impact to the City of Manado. Structural flood measures efforts in the form of normalization in both of the Tondano River and Tikala River are carried out to reduce the impact of flooding. This study aims to determine the effectiveness of normalization in reducing the risk of flooding on floodplains that are affected by the Tikala River flood in the City of Manado. This study reviews the Tikala River flood risk based on the Head of BNPB Regulation No. 2 of 2012 about Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana. The flood threat index was obtained from the results of the mathematical model of the Tikala River and Tondano River floods with flood control measures. The 1st Scenario is the combination of the construction of the Kuwil Kawangkoan Dam and the normalization of the Tondano River. The 2nd Scenario is a combination of the construction of the Kuwil Kawangkoan Dam, the normalization of the Tondano River and the normalization of the Tikala River. The risk maps of various scenarios as a result of this research can be used as input in making decisions regarding flood control in the Tikala River. The results showed that the two scenarios of flood control measures did not completely eliminate the existing floods. However, based on the area of ​​the flood inundation, the level of flood threat, the number of people affected, the potential loss and the level of risk that can be reduced or reduced, structural flood control efforts are highly recommended to continue with the 2nd scenario.

Keywords: Tikala river, flood, risk level, channel normalization.

 

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 2018, IRBI (Indeks Risiko Bencana Indonesia) Tahun 2018, BNPB. Jakarta.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 2012, Peraturan Kepala Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) No.2 Tahun 2012: Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana, BNPB, Jakarta.

Bungkolu, Ivone P., Rumagit, Grace A. J. dan Kaunang, R., 2017, Analisis Kerentanan Kawasan Pemukiman pada Kawasan Rawan Banjir di Bagian Hilir Sungai Sario, Jurnal Agri-Sosio Ekonomi Unsrat ISSN: 1907-4298, 13, 119-132.

De Bruijn K. M. and Klijn, F, 2009, Risky Places in The Netherlands: a First Approximation for Floods, Journal of Flood Risk Management, Vol. 2, 58-67.

Dundu, A. K. T., 2014, Banjir Manado Apa yang Harus Dilakukan dan Oleh Siapa, Jurnal Teknik Sipil, Vol. 12, 38-45.

Farid, M., Gunawan, B., Kusuma, M. S.B., Habibi, S. A., Yahya, A., 2020, Assessment of Flood Risk Reduction in Bengawan Solo River: A Case Study of Sragen Regency, International Journal of GEOMATE, Vol 18, Issue 70, pp. 229-234.

Farid, M., Marlina, A., Kusuma, M. S. B., 2017, Flood Hazard Mapping of Palembang City by using 2D Model, AIP Conference Proceedings, 1903, 1000009.

Farid, M., Pusparani H. H., Kusuma, M. S. B., Natasapurta, S., 2017, Study of Effectivness of Flood Control based on Risk Level: Case Study of Kampung Melayu Village and Bukit Duri Village, MATEC Web Conf., Vol 101, 05003

Formanek, A., Silasaari, R., Kusuma, M. S. B., Kardhana, H., 2013, Two-dimensional Model of Ciliwung River Flood in DKI Jakarta for Development of the Regional Flood Index Map. Journal of Engineering and Technological Sciences, Vol. 45, Issue 3, pp. 307-325

Khafid, A., Kuntoro, A, A., Natasaputra, S., Farid, M., Hatmoko, W., 2020, Flood Overflow Modelling for Analysis of Impact Loss and Flood Control Scenario Selection (Case Study: Karang Mumus River Samarinda City), International Research Journal of Advanced Engineering and Science, Vol. 5, Issue 1, pp. 282-287.

Kusuma, M. S. B., Adityawan, M. B., and Farid, M., 2008, Modeling Two Dimensional Inundation Flow Generated by Tsunami Propagation in Banda Aceh City, Proceedings of International Conference on Eathquake Engineering and Disaster Mitigation.

Kusuma, M. S. B., Setiawati, T., and Farid, M., 2009, Experimental Model of DAM Break Flow around several Blockages Configurations, International Journal of GEOMATE, Vol. 16, Issue 58, pp. 26-32.

Lahamendu, V. C., Hendratta, L. A., Jansen, T., 2019, Analisis Pengaruh Pembangunan Waduk Kuwil-Kawangkoan Terhadap Debit Banjir di Hilir Sungai Tondano, Jurnal Sipil Statik, Vol. 5, 491-504.

Lahiwu, M., Hadihardaja, I. K., Suryadi, Y., 2017, Kajian Permodelan Spasial Dalam Mendukung Pengelolaan Dataran Banjir (Flood Plain Area) di Sungai Tondano Kota Manado, Jurnal Teknik Sumber Daya Air, Vol. 3 No. 2, 85-100.

Nanlohy, B. J. B., Jayadi, R., dan Istiarto., 2008, Studi Alternatif Pengendalian Banjir Sungai Tondano di Kota Manado, Forum Teknik Sipil, Vol. I, 756-767.

Palar, H. J.,2010, Pengaruh Reklamasi Terhadap Perubahan Garis Pantai di Teluk Manado, Tesis Program Magister, Institut Teknologi Bandung. 5-37.

Sarminingsih, A., Soekarno, I., Hadihardaja, I.K., and Kususma, M. S. B., 2014, Flood Vulnerability Assesment of Upper Citarum River Basin, West Java, Indonesia, International Journal of Applied Engineering Research, 9, 22921-22940.

Watung, C. H. T., Sela, Rieneke L. E., Tondobala, Linda. (2018): Tingkat Ketangguhan dan Ketahanan Kota Manado Terhadap Bencana, Jurnal Spasial, 5, 46-60.

Published

2022-01-04