Pengaruh Penambahan Mikroorganisme Terhadap Sifat Fisik dan Kuat Geser Tanah Gambut Palembang

https://doi.org/10.5614/jts.2021.28.3.4

Authors

  • Erza Rismantojo Institut Teknologi Bandung
  • Niar Nauri Ningsih Program Magister Teknik Sipil, Kelompok Keahlian Geoteknik, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung

Abstract

Abstrak

Makalah ini berisi hasil penelitian yang mempelajari pengaruh penambahan 5, 10, dan 15% larutan mikroorganisme terhadap sifat fisik dan kuat geser tanah gambut dari Palembang, Sumatera Selatan. Pengujian dilakukan pada tanah gambut yang dikeringkan kemudian dipadatkan setelah dicampur air tanpa/dan larutan mikroorganisme pada kondisi tanpa masa peram dan setelah pemeraman selama tujuh hari. Sifat fisik yang diamati adalah specific gravity, nilai pH, kadar abu, kadar organik, dan kadar serat tanah gambut sebelum dan setelah dicampur dengan larutan mikroorganisme. Sifat mekanik yang dipelajari adalah kuat geser niralir dan efektif benda uji tanah gambut saja dan gambut yang dicampur dengan larutan mikroorganisme. Benda uji dibuat dengan cara pemadatan manual dan diuji dengan cara triaxial consolidated-undrained. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan larutan mikroorganisme menaikkan nilai specific gravity, pH, kadar abu, kohesi efektif, sudut geser dalam efektif, kuat geser niralir, dan mengurangi kadar organik dan serat. Benda uji untuk pengujian triaksial dijenuhkan dan dikonsolidasikan dengan tegangan efektif isotropik 50, 100, dan 200kPa. Hasil pengujian triaxial memperlihatkan bahwa kekuatan geser niralir tanah gambut Palembang yang dipadatkan ini dapat dinormalisasi dengan faktor normalisasi yang mirip dengan yang digunakan untuk tanah berbutir kasar.

Kata-kata kunci: Gambut, mikroorganisme, kuat geser niralir, kuat geser efektif, lintasan tegangan, kuat geser ternormalisasi.

Abstract

This paper presents the results of an experiment performed to study the effect of mixing 5, 10, and 15% of mikroorganisme solution to the physical characteristics and shear strength of peat soil from Palembang, South Sumatera. The test specimens are air-dried peat soil which recompacted, after remolded with water and mixed with/without microorganism solution, and tested at zero curing time and after seven-day curing time. The physical characteristics considered are specific gravity, pH, ash content, organic content, fiber content of the natural peat and those of the mixture of peat and microorganism solution.  The mechanical properties studied include the undrained and effective shear strengths of natural peat and those of the mixture of peat and microorganism reconstituted by tamping and tested using consolidated-undrained triaxial. The study shows that the microorganism solution increases specific gravity, pH, ash content, undrained shear strength, effective shear strength parameters while reducing organic and fiber contents. The triaxial test specimens are saturated and then consolidated under isotropic effective confining pressures of 50, 100, and 200kPa before sheared. The triaxial test results indicate that the undrained shear strength of this recompacted soil peat can be normalized using a normalization factor similar to that used for coarse-grained soils.

Keywords: Effective shear strength, microorganism, normalized shear strength, peat, stress path, undrained shear strength.

 

Published

2022-01-04