PERKEMBANGAN TERAPI AKUPUNKTUR "GI" DI UPT LAYANAN KESEHATAN BUMI MEDIKA GANESA ITB

https://doi.org/10.5614/api.v47i1.14997

Authors

  • Diah Lutfiana Dewi Institut Teknologi Bandung
  • Andreanus Soemardji Institut Teknologi Bandung
  • Pratiwi Wikaningtyas Institut Teknologi Bandung
  • Felesia Fanty UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesha ITB

Keywords:

akunpunktur, akupunktur GI, self healing power

Abstract

Akupunktur “GI” merupakan salah satu teknik akupunktur yang dikembangkan berdasarkan teknik akupunktur klasik dan didasarkan pada penggabungan metode pengobatan tradisional Timur dan ilmu kedokteran Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pasien akupunktur GI di UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa ITB. Penelitian ini merupakan suatu studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden. Pengumpulan data dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan Maret 2018. Data diperoleh melalui metode wawancara, pengisian kuesioner dan data pasien atau rekam medis yang ada di UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa ITB dari tahun 2004 sampai tahun 2017. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pasien akupunktur di UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa ITB mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2004 hanya 53 pasien, pada tahun 2017 naik menjadi 1694 pasien. Responden yang datang untuk menjalani terapi akupunktur memiliki usia, jenis kelamin, latar belakang pekerjaan dan keluhan atau penyakit yang bervariasi. Dapat disimpulkan bahwa terapi akupunktur GI di UPT Layanan Kesehatan Bumi Medika Ganesa ITB terus berkembang serta dapat diterima dan dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

References

Baldry PE, 2005, Acupuncture, Trigger Points and Musculoskeletal Pain, Third Edition, Elsevier Churchill Livingstone, USA.

Guan YJ, JJ Xiang, Jin L, 2006, Contemporary Medical Acupuncture - A System Approach, Higher Education Press, Beijing.

Ismail G, 2009, Sehat Tanpa Obat dengan Tusuk Jarum Ala Indonesia, Grasindo, Jakarta.

Kemenkes. 2014. Indonesia Health Profile 2013. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Lim MY, Huang J, Zhao B, Ha L. 2015. Current status of acupuncture and moxibustion in China. Chinese Medicine 1-5, DOI 10.1186/s13020-015-0041-1.

Notoatmodjo S, 2010, Metodologi penelitian kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta.

Notoatmodjo S, 2010, Promosi kesehatan teori dan aplikasi, Rineka Cipta, Jakarta.

Riskesdas. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Sabariah, 2014, Hubungan Gaya Hidup dengan Status Kesehatan Lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Merah Medan Tahun 2014, tesis magister, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Sasokong, A. 2015. Sejarah Akupunktur Indonesia. https://www.kompasiana.com/akupunkturjaya/555478fd6523bd221e4af00b/sejarah-akupunktur-di-indonesia. (Accessed on 21 August 2018).

WHO, 2002, Guidelines on Basic Training and Safety in Acupuncture, World Health Organization, Geneva.

Published

2022-07-31

How to Cite

Dewi, D. L., Soemardji, A., Wikaningtyas, P., & Fanty, F. (2022). PERKEMBANGAN TERAPI AKUPUNKTUR "GI" DI UPT LAYANAN KESEHATAN BUMI MEDIKA GANESA ITB. Acta Pharmaceutica Indonesia, 47(1), 1 - 8. https://doi.org/10.5614/api.v47i1.14997

Issue

Section

Research Articles