Analisis Balik Kurva Penurunan terhadap Waktu pada Pekerjaan Reklamasi dengan Metode Elemen Hingga dan Evaluasi Derajat Konsolidasi Tanah Lunak Berdasarkan Hasil Monitoring Settlement Beacon

https://doi.org/10.5614/jts.2022.29.2.6

Authors

  • Aflizal Arafianto Universitas Katolik Parahyangan
  • Glenn Adriel Adiguna Universitas Katolik Parahyangan
  • Siska Rustiani

Abstract

Abstrak

Artikel ini memaparkan kajian analisis-balik penurunan tanah pada pekerjaan reklamasi di Makassar menggunakan program berbasis Metode Elemen Hingga (MEH). Perhitungan dilakukan dengan menggunakan pendekatan dua dimensi (2D) dan jenis model regangan bidang. Adapun tahapan penimbunan disimulasikan sesuai dengan tinggi dan waktu konstruksi di lapangan. Tujuan dari analisis-balik ini adalah untuk mendapatkan parameter tanah aktual berupa modulus elastisitas, permeabilitas, dan kuat geser tanah dasar laut berupa tanah lunak serta memprediksi penurunan final. Dengan menerapkan metode coba-coba pada input parameter, hasil perhitungan telah menunjukkan kurva penurunan yang mirip dengan data terukur di lapangan. Selain itu, untuk memprediksi penurunan akhir, dilakukan juga interpretasi hasil monitoring settlement menggunakan metode Asaoka (1978) dan metode ekstrapolasi hiperbola. Interpretasi dengan metode Asaoka (1978) dilakukan dengan beberapa interval waktu untuk memeriksa pengaruhnya terhadap prediksi nilai penurunan final. Adapun metode ekstrapolasi hiperbola dilakukan dengan menggunakan data penurunan saat tinggi timbunan mencapai elevasi final. Derajat konsolidasi pun dihitung setelah penurunan final diperolej. Berdasarkan hasil perhitungan dengan ketiga metode tersebut, maka diperoleh derajat konsolidasi pada area studi adalah berkisar 94.7-97.5%.

Kata-kata Kunci: Analisis-balik, derajat konsolidasi, metode elemen hingga, reklamasi, tanah lunak

Abstract

This paper presents a back-analysis of the time-settlement curve from reclamation at Makassar using a finite element method (FEM) program. The calculation was performed using a 2D plane strain model. Moreover, the backfill sequence was also simulated as the same as the sequence in the field. Back-analysis aims to obtain actual soil parameters, namely modulus of elasticity, permeability, and undrained shear strength of soft soil seabed, and to predict final settlement. After trial and error of input parameters, the result shows that the obtained settlement curve was close to the measured settlement data. Additionally, interpretation of monitoring data using the Asaoka (1978) method and hyperbolic extrapolation method was also carried out to predict the final settlement. Predictions with Asaoka's method were performed using several time intervals to investigate its effect on the anticipated final settlement value. As for the hyperbolic extrapolation method, only settlement data after the backfill reached the final elevation were used for interpretation. Then, final settlement values can be predicted, and the degree of consolidation can be calculated. It was obtained by the three methods that the degree of consolidation in the study area was about 94.7- 97.5%.

Keywords: Back-analysis, degree of consolidation, finite element method, reclamation, soft soil

 

Published

2022-08-18