ANALISIS KEBERLANJUTAN DAN STRATEGI PENGELOLAAN TAMBAK UDANG PUTIH SISTEM INTENSIF DI PESISIR SELATAN JAWA BARAT

https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2020.19.3.10

Authors

  • Muhamad Aldi Nurdiansyah Bandung Institute of Technology
  • Mia Rosmiati Bandung Institute of Technology
  • Gede Suantika Bandung Institute of Technology

Keywords:

status keberlanjutan, strategi, tambak udang, intensif, Jawa Barat

Abstract

Keberadaan industri tambak udang putih (Litopenaeus vannamei) sistem intensif di Pesisir Selatan Jawa Barat memiliki kontribusi yang signifikan memberikan manfaat terhadap kemajuan sektor akuakultur Indonesia, daerah, dan masyarakat sekitar. Meskipun pertumbuhannya sangat cepat, industri ini menghadapi beberapa kendala dalam keberlanjutannya seperti penurunan kualitas air, penyakit, dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status keberlanjutan dan selanjutnya merumuskan strategi pengelolaan tambak udang putih sistem intensif untuk industri. Penelitian ini menggunakan metode RAPFISH-MDS (Rapid Appraisal for Fisheries–Multidimensional Scaling) dan metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Responden ditentukan dengan cara purposive sampling. Berdasarkan hasil kajian keberlanjutan dari dimensi ekologi, ekonomi, sosial, dan teknologi menunjukkan bahwa nilai indeks keberlanjutan tambak udang putih intensif di Pesisir Selatan Jawa Barat sebesar 63,91. Penyusunan strategi pengelolaan menghasilkan 12 strategi alternatif dengan tahapan implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa status keberlanjutan tambak udang putih adalah cukup berkelanjutan dan untuk meningkatkan status keberlanjutannya diperlukan strategi pengelolaan yang berfokus pada perbaikan sistem intensifikasi tambak udang dengan kepadatan tebar benur ditingkatkan, perbaikan kualitas air dengan monitoring yang kontinu, perbaikan manajemen penyakit, serta penggunaan probiotik yang tepat dengan tidak adanya bahan pencemar dan energi listrik yang tersedia.

Author Biographies

Muhamad Aldi Nurdiansyah, Bandung Institute of Technology

School of Life Sciences and Technology, Bandung Institute of Technology

Mia Rosmiati, Bandung Institute of Technology

School of Life Sciences and Technology, Bandung Institute of Technology

Gede Suantika, Bandung Institute of Technology

School of Life Sciences and Technology, Bandung Institute of Technology

References

Cahyaningrum, D. C. (2017). Strategi pengelolaan tambak udang secara berkelanjutan (kasus di wilayah pesisir Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta). Bandung: Tesis Program Magister Institut Teknologi Bandung.

Food and Agriculture Organization. (2017). Fishery and Aquaculture Statistics Aquaculture Production. Rome: FAO.

Google Maps. (2020). Tambak Udang PT. Dewi Laut Aquaculture, DW Bahari, PT. Noerwy Aqua Farm, PT. Bumi Cimandala Lestari, dan Nusawiru. Dikutip dari: https://www.google.co.id/maps/place

Julia, L. (2017). Jam kerja, cuti, dan upah. Jakarta: International Labour Organization.

Kavanagh, P. (2001). Rapid appraisal fisheries (Rapfish) project rapfish software description (for Microsoft Excel). Canada: Fisheries Centre Vancouver.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia (2018). Validasi Nasional Satu Data. Jakarta: KKP.

Lailiyah, U.S. Sinung, R. Maria, G.E. dan Mugi, M. 2018. Produktivitas Budidaya Udang Putih (Litopenaeus vannamei) Tambak Superintensif di PT. Dewi Laut Aquaculture Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan, 1(1): 1-11.

Mirah Sjafrie, D.N. (2016): Jasa ekosistem pesisir. Oseana, 41(4), 25-40.

Pitcher, T.J. dan Kavanagh, F. (2004). Implementing Microsoft Excel Software for RAPFISH a Technique for The Rapid Appraisal of Fisheries Status. Colombia: The Fisheries Centre University of Colombia.

Rosmiati, M., R. E. Putra, T. Lastini, E. Hernawan, Pujo, I. Rahmayunita, F. R. Maulana, F. Liesdiana, M. A. Nurdiansyah, dan A. Azis. (2020). Sustainability Analysis of Dairy Horticulture Integrated Farming System. The Journal of Agricultural Sciences - Sri Lanka, 15(2): 290-298.

Simamora, B. (2005). Analasis multivariat pemasaran, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Suantika G, Situmorang ML, Nurfathurahmi A, Taufik I, Aditiawati P, Yusuf N, dan Rizkiyanti, A. (2018). Application of Indoor Recirculation Aquaculture System for White Shrimp (Litopenaeus vannamei) Growout Super-Intensive Culture at Low Salinity Condition. Journal Aquaculture Research Development, 9(4): 530-535.

Valenti, W.C. Kimpara, J.M. Preto, B.L. (2011). Measuring aquaculture sustainability. World Aquaculture, 42(3): 26-30.

Wibowo, A.B., Anggoro, S., dan Yulianti, B. (2015). Status keberlanjutan dimensi ekologi dalam pengembangan Kawasan minapolitan berkelanjutan berbasis perikanan budidaya air tawar di Kabupaten Magelang. Jurnal Saintek Perikanan, 10(2): 107-113.

Published

2020-12-31

Issue

Section

Articles