Komparasi Pemodelan dan Identifikasi Sistem pada Dinamika Temperatur Gas Buang Ruang Bakar pada Circulated Fluidized Bed Boiler

Muhammad N. Anis, Awang N. I. Wardana, Ester Wijayanti

Sari


Seringkali fokus pembangkitan listrik di PLTU adalah pada kondisi uap (T & P), jumlah produksi uap (ton/h) dan beban daya (100%) namun efisiensi pembakaran jarang diperhatikan sehingga menyebabkan kerusakan mesin. Indikator efisiensi pembakaran batu bara adalah dinamika temperatur gas buang ruang bakar. Untuk mendapatkan sistem instrumentasi-kendali yang handal dan efisien dibutuhkan pemahaman mendalam terhadap sistem. Langkah untuk meningkatkan pemahaman dapat dengan cara membentuk dan memahami model matematis sistem.

Penelitian ini bertujuan mendapatkan model matematis dari fenomena dinamika temperatur gas buang ruang bakar. Pemodelan dilakukan dengan membandingkan metode matematis dan identifikasi sistem. Pemodelan matematis dilakukan dengan menggunakan neraca massa dan neraca energi, sedangkan identifikasi sistem dilakukan dengan menggunakan struktur model multiple-input-single-output ARMAX sebagai pendekatan sistem linier. Setelah model didapatkan, model divalidasi dengan data lapangan pada kondisi operasi. Hasil validasi model berupa prediksi dinamika temperatur gas buang ruang bakar dari masing-masing metode dibandingkan kualitasnya (fit & MSE). Dengan menganalisis hasil didapatkan bahwa model hasil pemodelan matematis menghasilkan nilai kesesuaian kurva sebesar 86,4218% dan nilai galat kuadrat rerata sebesar 0,1632 oC dan model hasil identifikasi sistem menghasilkan nilai kesesuaian kurva sebesar 86,8596% dan nilai galat kuadrat rerata sebesar 0,1529 oC.


Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.