Studi Korelasi Sinyal Motorik Otot Wajah dan Sinyal Suara Ucap pada Artikulasi Fonem Vokal

https://doi.org/10.5614/joki.2021.13.2.6

Penulis

  • Faza Lisan Sadida Institut Teknologi Bandung
  • Muhammad Rady Irawan Institut Teknologi Bandung
  • Miranti Indar Mandasari Institut Teknologi Bandung
  • Suprijanto Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Perubahan bentuk artikulator memiliki pengaruh pada suara ucap yang dihasilkan, sehingga setiap fonem memiliki karakteristik pola artikulasi yang berbeda. Penelitian ini meninjau hubungan otot artikulator wajah dengan sinyal suara ucap yang dihasilkan pada proses artikulasi fonem vokal. Digunakan 4 elektroda untuk merekam sinyal otot yang diletakkan pada otot depressor anguli oris dan zygomaticus major berdasarkan hasil analisa optical flow citra wajah saat mengucapkan fonem vokal. Dilakukan korelasi silang pada setiap pasang envelope sinyal EMG untuk mengetahui kecenderungan bentuk artikulator pada proses artikulasi. Diperoleh hasil bahwa setiap responden memiliki kecenderungan pola kontraksi pada otot artikulator yang unik, dan terdapat sinkronisasi untuk keempat titik artikulator yang ditandai dengan rendahnya nilai delay hasil korelasi silang untuk keempat pasang elektroda. Selain itu, dilakukan pula analisis total energi kontraksi yang dibutuhkan untuk menggerakkan, menahan serta mengembalikan posisi artikulator pada proses artikulasi. Berdasarkan analisa perbandingan energi, diperoleh hasil bahwa kontribusi otot depressor anguli oris lebih dominan dibandingkan otot zygomaticus major pada proses artikulasi fonem vokal.

Diterbitkan

2021-10-26

Cara Mengutip

[1]
F. L. . Sadida, M. R. . Irawan, M. I. . Mandasari, dan Suprijanto, “Studi Korelasi Sinyal Motorik Otot Wajah dan Sinyal Suara Ucap pada Artikulasi Fonem Vokal ”, JOKI, vol. 13, no. 2, hlm. 109-115, Okt 2021.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama